Lugas dan Terpercaya
TwitterFacebookGoogle

SBY Kunjungi Rindam III/Siliwangi, Ciuyah, Kab. Lebak, Prov. Banten

988441_623762414356370_61682083_n

Banten/BI

Presiden SBY bersama Ibu Negara Hj. Ani Bambang Yudhoyono mengunjungi Komando Pendidikan dan Pelatihan Tempur (Dodiklatpur) Resimen Induk Kodam (Rindam) III/Siliwangi, Ciuyah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, seusai meresmikan Pabrik Baja Terpadu PT Krakatau Posco. Di sini, Presiden SBY meninjau barak-barak hingga ruang kelas dan area belajar-mengajar, Senin (23/12).

Di kompleks pendidikan tempur yang berada di bawah Kodam III/Siliwangi tersebut, segala sesuatunya nampak tertib dan disiplin “Ini bersih ya, tolong dijaga kebersihannya,” pesan Presiden SBY, yang juga Jenderal (Purn) TNI dari kecabangan Infanteri. Saat meninjau ruang kelas dan area belajar, SBY dan Ibu Ani sempat duduk di kursi siswa yang terbuat dari bambu dan melihat proses pengajaran teknik tempur dasar yang sedang diberikan.

Sebelum meninggalkan area belajar, Presiden SBY menyampaikan pesan agar para siswa terus belajar dengan baik dan selalu siap bertempur. “Jadilah prajurit profesional dan siap bertempur untuk Merah Putih”, Itulah yang dituliskan Presiden SBY di atas marmer sebagai pesan untuk para siswa di Dodiklatpur III / Siliwangi.

Rel/BI

TNI Gagalkan Penyelundupan BBM

BBM-Ilegal-300x240 tni gagalkan

Foto/Rep

Kefamenanu/BI

Anggota TNI dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Batalyon Infanteri (Yonif) 743/PSY RI-RDTL, menggagalkan penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) sebanyak dua ton ke Timor Leste.

Kepala Seksi Intel Satgas Pamtas Yonif 743/PSY Lettu Inf Arif Tri Purnama, seusai menyerahkan barang bukti mobil hasil selundupan di Polres TTU, Selasa (22/10/2013), mengatakan jenis BBM yang telah diamankan itu di antaranya bensin, solar, minyak tanah, dan oli.

“Dalam satu bulan terakhir ini, kami berhasil amankan BBM sebanyak 2 ton lebih yang akan dibawa ke Timor Leste, dan BBM yang paling banyak diamankan itu jenis bensin dan solar. Kami amankan di sepanjang perbatasan, mulai dari Motamasin Kabupaten Malaka, Motaain, Kabupaten Belu, dan dari Wini Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), sampai Oepoli, Kabupaten Kupang,” jelas Arif.

Menurut Arif, semua barang bukti BBM saat ini diamankan di Markas Satgas Pamtas dan rencananya akan diserahkan ke polres masing-masing sesuai dengan tempat kejadian perkara.

“Kita masih akan terus berupaya untuk memantau di sepanjang perbatasan sehingga jangan sampai ada lagi penyelundupan lainnya,” tegasnya

 

Rel/BI

Penyalahgunaan BBM Pertamina Harus Tinjau Keberadaan SPBU

spbu

Jakarta/ BI

Praktek penyalahgunaan BBM subsidi khususnya jenis solar di berbagai daerah di Indonesia sepertinya terus terjadi, meskipun pihak berwenang telah berkali-kali melakukan penertiban dan berhasil menyita berton-ton solar.

Upaya atau aksi pihak berwenang dalam menertibkan dan menindak para oknum atau mafia BBM sepertinya tidak berjalan maksimal, kalah dengan aksi para mafia dan pihak-pihak yang bermain di wilayah licin,dengan menangguk keuntungan yang besar.

Dibalik praktek para mafia tersebut santer terdengar kabar adanya dugaan oknum aparat yang justru memelihara para mafia BBM, bahkan tak jarang pula terlibat langsung, mulai dari kerja sama dengan pengepul, hingga mafia kelas kakap dalam menggangsir BBM bersubsidi. Ironisnya lagi, adanya laporan dari masyarakat akan bocornya BBM di tengah laut, hingga pencurian lewat pipa BBM.

General Manager Marketing Operation Region III, Afandi, mengatakan pihaknya bekerjasama dengan Kepolisian dalam mengamankan pendistribusian BBM bersubsidi agar tepat sasaran, “Kami mendukung seluruh proses penyidikan agar ke depannya tidak ada lagi oknum yang melakukan penyelewengan BBM bersubsidi. Kami juga akan menindak tegas apabila pihak SPBU terbukti terlibat ataupun melakukan kecurangan,” kata Afandi dalam siaran pers kepada wartawan di Jakarta, Rabu (20/11) lalu.

PT Pertamina akan memberikan sanksi tegas berupa skorsing hingga Pemutusan Hubungan Usaha (PHU) kepada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang terbukti melakukan kecurangan atau penyelewengan dalam pelayanannya terhadap konsumen.

Hal ini diumumkan menyusul terungkapnya penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar hingga di tujuh SPBU wilayah Jakarta beberapa waktu silam. “Kami mendukung Kepolisian dalam menindak para oknum. Pertamina menjamin tidak ada kelangkaan BBM Solar bagi masyarakat, khususnya yang berada di wilayah DKI Jakarta,” ujarnya. Pertamina, lanjut Afandi, mengajak dan meminta seluruh lapisan masyarakat untuk turut berperan serta mewujudkan pendistribusian dan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran.

Dana subsidi Bahan bakar minyak memang sangat banyak membebani keuangan Pemerintah, kenaikannya setiap tahun mencapai 10 Trilyun. Untuk tahun 2012  saja subsidi BBM telah membakar uang rakyat sebesar 245 Trilyun, dan pada tahun mendatang pun RAPBN untuk subsidi terus membengkak  oleh karena asumsi Pemerintah pertumbuhan ekonomi sebesar 6.2% tentu berimbas kepada peningkatan BBM atas bertambahnya Kenderaan maupun pembangunan Industri berbasis solar di Tanah Air.

Untuk itu, Pertamina atau pihak yang paling berwenang di harapkan lebih mampu dan gesit melakukan pemantauan dilapangan dan meninjau kembali setiap SPBU di seluruh wilayah agar praktek penyelewengan BBM bisa ditekan, karena diyakini para mafia BBM ini melakukan prakteknya berawal dari SPBU, karena diduga masih adanya oknum-oknum dilingkungan SPBU yang bermain dengan para mafia BBM.

Pertamina diharapkan dapat menghimbau  kepada pemilik SPBU  untuk mentaati  tata niaga penjualan BBM Bersubsidi  sesuai dengan ketentuan yang berlaku, agar  jangan menjual  BBM Bersubsidi kepada yang tidak berhak, seperti pengecer, spekulan apalagi kalangan industry. Pertamina di minta agar tidak segan-segan menjatuhkan sanksi yang lebih berat dan pencabutan ijin  kepada SPBU yang “membandel”. sesuai dengan UU Migas No.22 tahun 2001 pasal 51, 53, dan 55.

Sep/man/dik/Gung/BI

Rano Karno Siap Jadi Gubernur Mega : Kita Lihat Saja

RANO SIAP

Foto:APS/BI

Serang/BI

Wakil Gubernur Banten Rano Karno menyatakan kesiapannya untuk menjadi Gubernur Banten jika nantinya hal terburuk menimpa Ratu Atut. Namun Rano menekankan agar praduga tak bersalah dikedepankan dalam kasus yang melilit Atut. “Insya Allah saya siap, secara prosedural kan memang harus begitu,” ujar Rano kepada detikcom yang diliris BI.

Belakangan ini Banten seperti provinsi auto pilot. Gubernur Banten Atut Chosiyah sejak beberapa pekan terakhir sudah menghilang dari kegiatan pemerintahan dan kegiatan publik. “Memang ada yang harus menggantikan tugas-tugas Gubernur,” ujarnya.

Kendati demikian, Rano meminta semua pihak untuk tetap memegang prinsip praduga tak bersalah. “Bu Atut kan belum jadi tersangka apalagi sampai terdakwa, jadi tetap pegang asas praduga tak bersalah,” tutup Rano.

Bahkan apel kesadaran nasional yang rutin dilakukan bulanan setiap tanggal 17, untuk bulan ini tidak terlaksana. “Biasanya sih ada apel bulanan tanggal 17 tapi bulan ini tidak ada. Biasanya juga hanya dipimpin Sekda atau Asda,” ujar salah seorang PNS.

Kita Lihat Saja

Setelah Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dicegah KPK dan mulai diperiksa di Kuningan, beragam spekulasi politik terkait kursi Gubernur Banten pun mengemuka. Apakah PDIP sudah meminta Wagub Rano Karno yang diusungnya untuk bersiap jadi Gubernur Banten?. “Kita lihat saja bagaimana (ke depannya),” kata Mega saat mengunjungi buruh pabrik sepatu di Tangerang, (21/10).

Mega sendiri menegaskan PDIP tetap mendukung Rano di Banten. Dia menampik pernyataan Ketua DPD PDIP Banten Ribka Tjiptaning yang bicara partainya menarik dukungan ke Rano karena ‘Si Doel’ ada di ketiak Gubernur Ratu Atut. “Itu komentar tendensius,” kata Mega. Saat ditanya soal kesiapannya menjadi Gubernur Banten, Rano Karno pun terdiam. Rano hanya menebar senyuman. Apa arti senyuman Rano Karno?

BIOGRAFI

Dia saat ini menjabat sebagai wakil Gubernur Banten periode 2012-2017, mendampingi Hj. Ratu Atut Chosiyah. Sebelumnya beliau juga pernah menjabat sebagai Anggota MPR RI (1997-2002), Duta Besar UNICEF untuk Indonesia Tahun 2002, dan Wakil Bupati Tangerang periode 2008-2013

Nama Lengkap: Rano Karno

Tanggal Lahir: 8 Oktober 1960

Tempat Lahir: Jakarta, Indonesia

Agama: Islam

==

Kehidupan Pribadi

Pada tanggal 8 Februari 1988, Bung Rano Karno menikah dengan Dewi Indriati. Mereka mengadopsi anak angkat bernama Raka Widyarma dan Deanti Rakasiwi.

==

Karir Politik

Pada akhir tahun 2007, Beliau mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Bupati (Cawabup) Tangerang mendampingi Ismet Iskandar pada Pilkada Tangerang 2008. Pasangan ini terpilih sebagai pemenang Pilkada. Bung Rano pun menjadi Wakil Bupati Tangerang untuk periode 2008-2013.

Karir Dunia Hiburan

Rano Karno mengawali karir sebagai seorang aktor. Namanya mulai dikenal luas masyarakat Indonesia Pada tahun 1972, sejak Ia berperan sebagai “Si Doel” di film “Si Doel Anak Betawi”. Kemudian di film Rio Anakku (1973), Bung Rano Karno berhasil meraih penghargaan Aktor Harapan I PWI Jaya tahun 1974.

Sumber :  detikmews/ http://gudang-biografi.blogspot.com/2012/03/biografi-rano-karno.html#sthash.CzJWmECa.dpuf

 

Prabowo : Indonesia Bisa Sejajar Dengan Negara Adidaya

IMG_0291_2

Foto Dok : APS/BI

Jakarta/BI

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Medan, Sumatera Utara (Sumut) untuk menghadiri dialog kebangsaan. Kehadirannya dalam dialog mengenai tantangan masalah bangsa menuju Indonesia Raya itu atas undangan Komunitas Tionghoa Medan.

Dalam dialog yang dihadiri oleh ribuan masyarakat Medan, Prabowo mengatakan bahwa Indonesia dengan kekayaan alamnya bisa sejajar dengan negara-negara adidaya dunia. Namun, sambungnya, hal itu hanya bisa terjadi jika adanya perdamaian. “Oleh karena itu inti dari semuanya adalah bagaimana bangsa ini menyelesaikan masalah kemiskinan ditengah-tengah melimpahnya kekayaan bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Pada acara dialog, Prabowo didampingi oleh orang-orang dekatnya. Diantaranya Winson Pola, warga keturunan Tionghoa asal Medan yang menjabat direktur utama di salah satu perusahaan Prabowo. Hadir pula Abu Hermanto yang merupakan sahabat dekat bos Partai Gerindra tersebut.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menjawab berbagai isu-isu miring terkait sikapnya terhadap etnis Tionghoa. Ia membantah tuduhan bahwa dirinya seorang yang antietnis Tionghoa.

Tuduhan ini mencuat di masa-masa awal runtuhnya Orde Baru saat Prabowo masih menjadi petinggi TNI AD. Prabowo disebut-sebut akan melakukan kudeta  dan mengusir seluruh warga beretnis Tionghoa dari Indonesia.

“Saya waktu itu Pangkostrad dengan 33 batalyon, nyatanya apakah saya kudeta? Itu tidak akan saya lakukan karena sebagai prajurit sapta marga saya takut terhadap konstitusi UUD 1945. Saya lebih memilih diam menanggapi fitnah itu, biarlah waktu dan sejarah yang akan membuktikan. ‘Becik ketitik ala ketara’,” kata Prabowo melalui siaran pers, Minggu (20/10).

Prabowo mengaku sudah terbiasa menghadapi fitnah-fitnah semacam ini. Hal tersebut dianggapnya sebagai ujian untuk menggembleng seorang calon pemimpin. Mantan Danjen Kopassus TNI itu pun menceritakan kisah tentang pemimpin reformis RRC, Deng Xiao Ping. Deng, ujar Prabowo, juga pernah difitnah 3 kali, dipecat 3 kali dan dipenjara 3 kali sebelum akhirnya memimpin kebangkitan China menjadi salah satu negara paling kuat di dunia.

Prabowo pun ingin menjadi Deng Xiao Ping Indonesia yang meski dituduh dan difitnah, tetapi bisa membawa kebangkitan rakyat Indonesia. “Kalau saya kan hanya 1 kali dipecat, alhamdulillah,” candanya.

Selama di Sumut, Prabowo juga melakukan ziarah ke makam pahlawan nasional Panglima Raja Sisingamangaraja XII di Balige, Kabupaten Toba Samosir. Saat ziarah, ia didampingi salah satu keturunan Raja Sisimangajara XII yang bermarga Sinambela.

Rel/bi

Keluarga Atut Sedih, Tak Punya Kata-Kata Lagi

IMG_4190

Foto Dok : APS/BI

JAKARTA :  Juru Bicara Keluarga Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Fitron Nur Ikhsan, mengaku kaget dengan penahanan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Ratu Atut Chosiyah.

Menurut Fitron, keluarga kehabisan kata-kata untuk menanggapi proses yang dinilai begitu cepat terjadi. “Kami dalam suasana bersedih karena kita tidak menduga secepat ini. Hari ini berlangsung begitu cepat. Kami tidak punya kata-kata lagi,” ujar Fitron melalui telewicara yang disiarkan langsung oleh stasiun televisi TVone, Jakarta, Jumat (20/12).

Menurut Fitro, semangat menahan Ratu Atut lebih besar dari pada semangat untuk mengadili Ratu Atut oleh KPK. “Kita merasa semangat menahan lebih besar daripada semangat mengadili. Kita tidak bisa berbuat apa-apa lagi.

Selama ini yang dipeerbuat ibu kooperatif terhadap KPK dan menghormati dan mempercayai proses hukum,” ungkap Fitron. Fitron menegaskan Ratu Atut selama ini mengaku tidak terkait dengan dugaan koripsi alat kesehatan dan Pilkada Lebak yang menyeret bekas Ketua MK Akil Mochtar.

Rel/Bi

Profil dan Biodata Ratu Atut Chosiyah Gubernur Banten

IMG_4175 ATUT

Ratu Atut merupakan Gubernur Wanita pertama di Indonesia, yang dikenal luas memiliki dinasti kekuasaan yang cukup berpengaruh dilingkungan provinsi Banten. Berikut profil dan biodata Ratu Atut Chosiyah yang dihimpun dari berbagai sumber.

Nama lengkap : Hj. Ratu Atut Chosiyah, S.E.

Tempat Tanggal Lahir : Ciomas, Serang, Banten, 16 Mei 1962

Suami : Hikmat Tomet

Agama : Islam

Partai Politik : Golongan Karya (GOLKAR) Continue reading