Pihaknya terus berupaya dan fokus melakukan penanganan gizi buruk di Banten dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada tenaga medis, mulai dari rumah sakit sampai dengan tingkat pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) dan Posyandu yang berjumlah sekitar 10.152 posyandu. “Tahun ini anggaran di Dinkes Banten untuk penanganan gizi buruk sebesar Rp9 miliar lebih, jauh lebih besar dari alokasi anggaran tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp5 miliar,” katanya.