Lugas dan Terpercaya
TwitterFacebookGoogle

MAYAT SUCI PRATIWI YANG TERJATUH KEDALAM SUNGAI DITEMUKAN TIM SAR MEDAN .

Belawan , hendrik-rompas .

der

Suci Pratiwi ( 5) warga Jalan Sahbudin Yatim Lingkungan 12 Kelurahan Pekan Labuhan yang terjatuh kedalam sungai Deli pada Senin 25 Februari 2013 sekitar pukul 17.00 wib  kemaren , mayatnya ditemukan Tim Sar Medan pada Selasa 26 Februari 2013 tak jauh dari tempatnya jatuh pertama .

Menurut keterangan orang tua korban Azuar dan Dahlia , pada petang itu korban bermain main disekitar rumah korban yang terletak dibantaran Sei Deli , korban berlari lari dan terperosokok kedalam Sungai langsung tenggelam dan hanyut  .

Mengetahui anaknya terjatuh kedalam sungai kedua orang tua korban langsung berusaha mencarinya dibantu warga sekitar , namun hingga pukul hingga pukul 24.00 wib anak korban belum ditemukan juga maka warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Tim Sar Medan untuk minta bantuan pencarian  .

Tim Sar Medan yang dipimpin Dulon Pasaribu datang kelokasi korban jatuh langsung mengadakan pencarian korban dengan menggunakan alat alat penyelam yang dibawanya dari kapal Sar RB 203 . namun karena cuaca tidak mengijinkan maka pencarian korban dibatalkan untuk sementara  .

Pada pagi harinya sekitar pukul 07.30 wib Selasa 26 Februari 2013 Tim Sar Medan dibawah pimpinan Kapten Dulon Pasaribu kemabli lagi kelokasi kejadian  menggunakan perahu karet milik kapal Sar Medan RB 203 melakukan pencarian korban bersama warga sekitar  .

Sekitar pukul 09.30 wib  Suci Pratiwi  ditemukan Tim Sar sekitar 100 meter dari tempatnya terjatuh dalam keadaan sudah menjadi mayat , mayat korban langsung dibawa menggunakan perahu karet kerumah kedua orang tuanya dan pada hari itu juga mayat Suci Pratiwi langsung dikebumikan dipemakaman umum yang ada dikawasan itu  .

Azuar dan Dahlia atas kejadian merasa terpukul , kedua orang tua korban tidak menyangka jika anaknya secepat itu meninggalkan kedua orang tuanya  . Azuar yang nberkerja sebagai nelayan ini mengatakan anaknya itu sangat bijak dan penurut kepada kedua orang tuanya .

5 TAHANAN PN MEDAN PESTA SHABU – SHABU DIDALAM TAHANAN POLSEKTA BELAWAN DITANGKAP PETUGAS , SALAH SEORANG OKNUM POLISI .

Belawan , hendrik-rompas .

 5 orang tahanan Pengadilan Negeri Medan setelah di fonis hakim dengan hukuman selama 9 bulan penjara dalam kasus sabu sabu , yang kini berada didalam ruangan tahanan Mapolsekta Belawan kedapatan mengisap sabu sabu dan ditangkap petugas jaga pada Jum’at malam 15 Februari 2013 sekitar pukul 21.00 wib .

Ke lima tahanan Pengadilan Negeri Medan yang telah di Fonis Hakim selama 9 bulan ini masing masing Zulpikar Siregar  ( 38) , Gunawan (34),Kuluk (39) , Junar (36) dan  Deni adalah anggota Polisi yang bertugas di Poldasu ini kedapatan petugas jaga Mapolsekta Belawan yang sedang piket malam ketika mereka ini sedang asik mengisap sabu sabu didalam sel  .

Dari kelimanya , petugas Polsekta Belawan berhasil menyita sabu sabu sebanyak 7 paket bersama alat pengisap sabu berupa bong , kertas poil , mancis dan dot serta plastik transparan bekas tempat sabu yang telah dipakai oleh kelima tahanan Pengadilan Negeri Medan ini  .

Sementara itu pemasok sabu sabu kedalam ruangan tahanan Mapolsekta Belawan ini adalah 2 orang wanita , yang 1 orang berada diruangan Kanit Reskrim Polsekta Belawan AKP B Pakpahan SH sedang dimintai keterangan  ditemani oleh salah seorang anggota Polwan yang bedrtugas di Polres Pelabuhan Belawan .  Sedangkan 1 orang lagi ditempatkan diruangan Kapolsekta Belawan Kompol Bambang Haryono SH dijaga petugas piket siang menunggu giliran untuk diperiksa .

Kanit reskrim Polsekta Belawan AKP B Pakpahan SH ketika dikonpirmasi wartawan tidak banyak bicara dan mengatakan tunggu dulu ya , saya sedang memeriksa tersangka ini dan jika sudah selesai kami periksa nanti akan kami beritahu sama wartawan kata AKP B Pakpahan SH  .

Sedangkan Kapolsekta Belawan Kompol Bambang Haryono SH ketika  dikonpirmasi tidak berada ditempatnya , ketika ditelpon melalui Hpnya mengatakan bahwa dia sedang berada di Jalan Tool menuju ke Mapoldasu Medan untuk memberikan laporan kepada Kapoldasu .

Menurut inpormasi yang didapat ,  malam itu kantor Mapolsekta Belawan kedatangan 2 orang wanita kepenjagaan dan langsung melaporkan bahwa keduanya mau bertamu sama suami mereka yang ditahan yaitu masing masing Putra (34) dan Gondrong (32) ditahan dalam kasus ranmor .

Kedua wanita ini membawa bungkusan berisi makanan dan setelah diperiksa petugas jaga ,  kedua bungkusan itu dinyatakan bersih tidak ada barang berbahaya maupun obat obatan maka keduanya dibenarkan membesuk suaminya yang sedang ditahan petugas  .

Kiranya pada malam itu kedua wanita ini memang sengaja dipanggil oleh suami mereka untuk mengantarkan sabu sabu kedalam tahanan karena didalam tahanan ini ada yang memesan sabu dan sabu tersebut disimpan didalam kantong baju yang dipakai oleh istri istri mereka .

Kelima orang yang ditangkap petugas jaga Polsekta Belawan ini , waktu itu sedang berpesta sabu sabu disalah sutu rungan tahanan yang ada di Polsekta Belawan yang tidak ada penghuninya dan ruangan itu dipergunakan karena sepi .

Kelimanya ditangkap petugas Polsekta Belawan pada tanggal 12 Nopember 2012 yang lalu dalam kasus yang sama , pada waktu itu dari kelima tersangka ini petugas berhasil menyita 2 ji sabu sabu kemudian kasusnya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Medan .

Yang anehnya walau kasusnya sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Medan , namun kelima tersangka ini masih tetap menghuni tahanan Mapolsekta Belawan berbulan bulan lamanya hingga  pada tanggal 12 Februari 2013 yang  lalu kelimanya dijemput oleh Jaksa untuk diadili dan langsung diputuskan hukumannya oleh Hakim yang menyidangkan dengan hukuman selama 9 bulan penjara

Setelah perkaranya diputuskan oleh Hakim , seharusnya kelimata tersangka ini dikirim ke Lemabaga Pemasyarakatan yang ada di Simpang Kantor tapi mengapa kok dikembalikan ke kantor Polsekta Belawan ? ada apa ini .

Belawan , 16 Februari 2013 .

Foto : Salah seorang wanita yang mengantarkan sabu sabu kedalam tahanan Polsekta Belawan saat berada diruangan Kapolsek sedang menunggu giliran diperiksa .

PASAR PAGI BELAWAN JOROK DAN KUMUH , GARDU PRABOWO BERSIHKAN SAMPAH .

 

Belawan , hendrik-rompas .

gotong   gotong2   goyong1

Pasar pagi Belawan yang terletak dikawasan Kelurahan Belawan II di Jalan Bunga , Jalan Pasar Jalan Bliton dan Jalan Bangka  Kecamatan MedanBelawan ini  terkesan jorok dan kumuh sementara sampah berserakkan disepanjang jalan sehingga warga yang akan berbelanja kepasar tradisional itu enggan menginjakkan kakinya kedalam pasar  . 

Akibat joroknya pasar tersebut maka , Benyamin Sani Tarigan selaku Ketua PAC Gardu Prabowo Kecamatan Medan Belawan  bersama anggotanya pada Kamis 21 Februari 2013 pada pukul 16.00 diterjukan untuk melakukan pembersihan sampah yang berserakan tersebut  .

Menurut Benyamin Sani Tarigan hal dilakukan karena kondisi pasar pagi Belawan sangat memprihatinkan maka Gardu Prabowo yang dipimpinnya ikut andil membersihkannya agar warga yang akan berbelanja tidak lagi mengangkat celana panjangnya untuk menghindari becek karena tergenang air hujan  .

Disamping  membersihkan pajak , Gardu Prabowo juga mengadakan Kampnye Sinpatik untuk menarik perhatian warga yang pada umumnya berada diseputaran pajak  . Kampanye sinpantik dengan cara membersihkan pajak  di Kecamatan Medan Belawan melibatkan ratusan kader Gardu Prabowo  .

Kampanye sinpatik Gardu Prabowo dengan cara membersihkan pasar tardisionil ini atas intruksi Ketua DPC Kotamadya Medan Franky J Lambo Gea yang memimpin Gardu Prabowo untuk Kotamadya Medan  .

Menurut  Franky J Lmbo Gea , kampenye sinpatik dengan cara membersih pasar pasar ini diikuti oleh21 PAC yang ada di Kotamadya Medan dan setiap PAC Gardu Prabowo bersama kader kadernya diharuskan membersihkan pasar tradisionil yang ada di Kecamatannya masing masing di Kotamadya Medan ini  .

Pembersihan pasar tradisonil dikawasan Kota Madya Medan ini akan terus dilakukan oleh Gardu Prabowo dan setiap minggunya kami akan turun membersihkan yang dimulai pada pukul 14 .00 wib sampai pada pukul 17 .00 wib jelas Franky  .

HEBOH…!!!! LAGI APEL PAGI 10 ANGGOTA SATLANTAS TERTIMPA POHON 2SEKARAT,7 LUKA-LUKA, 1 TERKILIR

MEDAN 18 FEBUARI2013 SB/BI

Seperti biasanya setiap pagi Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas ) Polresta Medan melakukan apel pagi diarea Lapangan Merdeka .
Namun Senin  18/2  pagi di hebohkan denga bubarnya 180 personil Sat Lantas dari barisan dikarenakan tumbangnya Pohon yang menimpa 10 rekannya.Akibat dari kajadian itu  2 Polisi Lalu Lintas itu kritis sedangkan 7 orang lainnya mengalami luka-luka dan 1 orang terkilr. Informasi di dapat SB/BI awal terjadi insiden itu ketika personil Sat Lantas sedang melakukan Apel Pagi senin 18/2 pukul 06.00 WIB. Di Lapangan Merdeka Medan Jl Stasiun Kreta Api Medan .Pada saat Kaur Bin Ops Sat Lantas Polresta Medan Iptu M .H .Sitorus memberi intruksi dan arahan .Tiba-tiba batang pohon yang tumbuh diseputar Lapangan Merdeka itu patah ,lalu menimpa 10 personil Polisi tersebut .Batang pohon yang panjangnya lebih dari 3 meter dan berdiameter 60 cm itu jatuh pingsan. Akibat dari kejadian itu 3 personil Polisi Sat Lantas dilarikan Kerumah Sakit Malahayati Medan ,ketiga Polisi itu ;Aiptu A,Malau, Aiptu J Sihombing ,dan Brigadir  Bambang Sujarwi.
Saat ini Brigadir Bambang telah pulang setelah mendapat perawatan diRS Elisabeth sementara Aipda. J Sihombing harus tinggal untuk mendapatkan perawatan yang intensif .Yang paling parah adalah Aiptu Malau dan telah dipindah keRS Colombia Asia .Pantauan SB/BI Tampak sejumlah personil Sat Lantas Polresta Medan ,dan termasuk matan Kanit Lantas AKP Juwita datang membesuk korban yang dirawat diRS elisabeth.Menurut pengakuan Aipda J Sihombing,saat itu ia sedang melaksanakan apel pagi dan sketika dirinya tertimpa batang pohon dan hingga tak sadarkan diri .”saya kurang tau persisnya awalkejadiannya .tiba-tiba saja sudah tertimpa dibagian belakang dan saya langsung terjatuh ,habis itu saya tidak sadarkan diri,”ujarnya ketika ditemui diruang perawatan intensif .Sementara itu Aiptu A malalu tidak bisa diminta keterangan lantaran beliau tidak sadarkan diri dan kritis dirujuk keRS Colombia .Namun salah seorang keluarga korban mengatakan bahwa Aiptu A Malau mengalami
mmar dibagian dada dan retak dibagian tulang rusuk .”kalau yang saya tau ,dadanya tertimpa dan rusuknya patah.kalau adik mau tau lebih lanjut langsung aja ke RS Colombia .”ucap beliau yang mengaku adik korban .Kaur Bin Ops SatLantas Polresta Medan Iptu MH.Sitorus selaku Pimpinan apel rutin pagi mengatakan pada saat kejadian sebanyak 140 personil anggota SatLantas polresta Medan yang ikut apel,”ada sekitar 140 anggota yang ikut apel pagi itu ,”ucapnya .
Dikatannya ,saat apel akan berakhir dirinya sempat mendengar suara dahan pohon yang sudah mau patah .”saya dengar krek… Bunyinya cuman sekali aja langsung jatuh .”sambung beliau. (t htb )

BEA CUKAI SUMUT TERAPKAN PASAL BERLAPIS KEPADA 5 PELAKU PENYELUDUP MANIS JAVANICA KELUAR NEGERI .

Belawan , hendrik-rompas . 

Petugas  Bea dan Cukai Propinsi Sumatra Utara menerapkan pasal berlapis lapis kepada 5 orang ABK  KM Berkat . GT.10 .No.002 yang melakukan penyeludupan Trenggiling atau diluar negeri dikenal dengan nama  Manis  Javanica  .

Hal tersebut katakan oleh  Widhi Hartono kepala kantor Bea dan Cukai Belawan bahagian kasi Pelayanan dan Penindakan didampingi Eduard Sembiring dari Balai Besar BKSDA  Sumut dalam temu presnya dilantai 3 kantor Bea dan Cukai Belawan pada Senin 24 Fberuari 2013  siang sekitar pukul 12.30 wib .

Menurut Widhi Hartono , Pelaku Penyeludupan Trenggiling atau Manis Javanica termasuk katagori satwa yang dilindungi sebagaimana dimaksut dalam pasal 4 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomo  7 Tahun 1999  tentang  Pengawetan Jenis  Tumbuhan dan Satwa  .

Selain pasal diatas , ke 5 pelaku penyeludupan ini juga dikenakan melanggar Pasal   102A Undang Udang    nomor  10  Tahun 2005  tentang  Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 17 Tahun 2006 para pelakunya dikenakan pidana penjara selama 1 tahun penjara                                                                                                                               paling singkat dan  pidana penjara paling lama 10 Tahun dan pidana denda  sebanyak  Rp 50 juta rupiah dan paling banyak Rp 5 milyar rupiah .

Kelima pelaku  juga melanggar  Undang Undang No.5 Tahun 1 990  tentang Konservasi Sumber  Daya Alam  Hayati dan Ekosistemnya dengan acaman   hukuman  pidana penjara paling lama 5  Tahun dan denda   paling banyak Rp 100 seratus juta rupiah .

Sedangkan barang bukti berupa 128 ekor Trenggiling atau Manis  Javanica yang masih hidup yang diseludupkan ke 5  pelaku keluar negeri  disita untuk Negara dn kemudian diserahkan ke Balai Besar Konservasi Sumber  Daya Alam  Propinsi Sumatera  Utara berikut  alat angkutnya kapal ikan KM Berkat  GT.10.No. 002  yang saat ini ditambat didermaga Bea dan Cukai di Belawan  .

Tenggiling atau Manis Javanica  sebanyak 128 ekor ini hasil tangkapan petugas Bea dan Cukai KPPBC Tipe Madya  Pabean Belawan berkordinasi  dengan Tim  Patroli   Laut Kantor  Wilayah DJBC  Sumatera Utara pada Sabtu 23 Februari 2013  yang lalu dikawasan perairan Serdang Bedagai ketika kapal pembawanya KM  Berkat   menuju ke Malaysia . Hal ini merupakan salah satu fungsi DJBC sebagai Commonity protector  jelas Widhi Hartono kepada para wartawan .

Belawan , 24 Fberuari 2013  .

PETUGAS POLRES PELABUHAN BELAWAN BEKUK PEMBAJAK TRUK PENGANGKUT LEMBU

Belawan , hendrik-rompas .

 

 

 

 

 

blw   blw1   blw2  blw3

 Aksi pembajakan truk dikawasan Kampung Salam Kelurahan Belawan II Kembali terjadi seperti pada Selasa 19 Februari 2013 pukul 15.30 sebuah truk BM 292 RD pengangkut Lembu asal Pelabuhan Belawan ketika melintas  dibajak sekelompok pejahat bersenjata tajam .

Atas kejadian tersebut sopir truk BM 8292 RD , Suryanto alias Gontok ( 40) bersama kerneknya Rusmin ( 32 ) keduanya warga Setabat Dusun Sido Dadi Kuala Begunit ini langsung membuat pengaduan ke Mapolres Pelabuhan Belawan , petugas yang menerima inpormasi adanya pembajakan truk langsung diterjunkan ke lokasi kejadian .

Dalam tempo singkat petugas yang diterjunkan kelokasi kejadian berhasil menangkap salah seoranga pelakunya Dedi ( 33 )  warga Gang 16 Kampung Salam Kelurahan Belawan II Kecamatan Medan Belawan sedangakan , sedangkan 2 orang temannya ayang sudah diketahui jati dirinya berhasil kabur dan kini dalam buronan petugas  .

Menurut keterangan Suryanto alias Gontok bersama kerneknya Rusmin , pada sore itu dia baru keluar dari Pelabuhan Belawan membawa Lembu untuk diantarkan ke Stabat , pas setibanya dikawasan persimpangan secara kebetulan Jalan Raya Pelabuhan Belawan yang dilaluinya macat .

Ketika itulah datang 2 orang yang tidak kami kenal mengatakan bahwa truk kami adfa menyenggol temannya dan kini memerluakan perobatan  .Kaarena kami tidak ada merasa menyenggol orang amaka saya bersama kernek turun dari atas truk untuk melihat apa benar truk kami ada menyenggol orang  .

Setelah akami turun dari atas truk kami , secara mendadak kedua orang tadia langsung menodong kami mengguanakan parang panjang  dan kaetika kami akan berteriaka maka kami langsung diancam akan dibunuh maka kami terpaksa diam membiarkan harata benda kami dikuras dari dalam kantong celana dan baju kami .

Barang barang kami yang diambil penjahat berupa 2 unit HP merek Nokia dan uang sebesar Rp 750 ( tujuh ratus lima puluh ribu rupiah  , uang tersebut adalah uang jalan kami untuk biaya kebutuahan kami dijalan yang telah kami terima dari Bos kami di Setabat   .

Kapolres Pelabuhan Belawan  AKBP Endro Kiswanto SH didampingi Kasat Reskrimnya AKP Yudi Friyanto Sik ketika dikonpirmasi membenarkan telah menangka 1 orang pelaku pembajakan truk pengangkut lembu , sementara teman tersangka yang 2 orang lagi kini diburon petugas Polres Pelabuhan Belawan .

Belawan , 19  Februari 2013 .

Foto tersangka pelaku pembajakan truk pengangkut lembu saat diintrogasi petugas .

Terlibat Narkoba, Ketua KNPI Kota Serang Dicopot

Serang /SB
Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Provinsi Banten memecat Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia Kota Serang, Sonny Pawitan, karena terbukti menggunakan narkoba.
Sonny diciduk polisi dengan barang bukti 2 Kg ganja, dan 2,36 gram sabu-sabu beserta alat penghisapnya pada Kamis beberapa waktu yang lalu. “Keputusan itu diambil sebagai bentuk sanksi untuk Sonny,” kata Wakil Ketua Bidang Organisasi KNPI Banten, Iwan Subkhi, Selasa lalu, (12/2).
Iwan mengatakan, sesuai peraturan organisasi, pengurus atau anggota yang melanggar aturan organisasi bisa dikenai sanksi. Salah satunya adalah pelanggaran mengkonsumsi narkoba yang akan dikenakan sanksi pencopotan jabatan. “Kami segera menggelar rapat pleno dan mengkaji kepengurusan,” kata Iwan.
Ketua KNPI Banten Aden Abdul Khaliq, mengatakan, Sonny Pawitan sudah melanggar disiplin organisasi dan akan dijatuhkan sanksi permanen. “Harapannya, pekan depan roda organisasi sudah bisa berjalan lagi,” kata Aden.
Aden berharap, masalah yang menimpa Sonny tidak membuat citra buruk bagi KNPI. Dia meminta masyarakat tidak menyamakan seluruh pengurus KNPI seperti Sonny. “Sebenarnya ini masalah personal, tetapi memang tidak bisa dipisahkan dengan jabatan organisasi. Kami terpukul dan berharap ini tidak memperburuk citra KNPI,” katanya.BI
Dituntut Mundur
Sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) dituntut mundur. Tuntutan mundur tersebut diantaranya diutarakan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Serang Maulana Rizki Djalal.
Menurut Rizki, kasus hukum yang menimpa menimpa Sonny sudah sangat layak menjadi pertimbangan pergantian yang bersangkutan. Kasus hukum Ketua KNPI sudah mencederai KNPI dan OKP-OKP di bawahnya. “Hasil pembicaraan dengan pengurus menginginkan melayangkan surat kepada KNPI agar segera melakukan langkah organisasi. Harus segera ada plt/ pjs agar segera menggelar musyawarah kota luar biasa untuk memilih ketua KNPI baru. Namun yang sekarang komunikasi dulu dengan melayangkan surat,” kata Rizki, Selasa (11/2).
Rizki juga mengatakan, sebelum adanya kasus hukum ini juga pihaknya ingin melayangkan mosi tidak percaya terhadap Ketua KNPI karena selama ini kegiatan KNPI tidak mengakomodir okp2-okp yang ada.
Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Untirta Kahfi Yunus juga menuntut hal yang sama.
Ketua KNPI, tegas Rizki, harus diganti karena kasus hukum yang menjerat tidak mencerminkan tokoh pemuda. Seharusnya KNPI memberikan contoh yang baik kepada pemuda di Kota Serang. “Hasil pembicaraan dengan pengurus KAMMI akan beraudiensi dengan Disporaparbud Kota Serang terkait kasus Ketua KNPI ini. Memang selama ini kinerja KNPI belum dirasakan oleh okp, terutama okp kemahasiswaan,” kata Kahfi.
Berbeda dengan sikap HMI dan KAMMI, Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Serang Fika Maulana Rizky mengatakan bahwa kasus yang menimpa Ketua KNPI Kota Serang tentu merupakan pukulan bagi kita semua, karena KNPI adalah induk organisasi kepemudaan di Kota Serang.
Soal hukumnya kita kawal dan serahkan sepenuhnya kepada aparat yang berwenang, tapi ini harus jadi momen bersih-bersih bagi kita semua organisasi kepemudaan di Kota Serang, karena bukan tidak mungkin kasus itu hanya fenomena gunung es saja. “Kan saat ini masih tersangka, jadi belum tentu bersalah. Soal mundur atau nggak, mungkin lebih tepat non aktif sementara saja, menunggu adanya kepastian hukumn” ujar Fika.
Terpisah, Walikota Serang Tb. Haerul Jaman mengaku amat menyayangkan kasus narkoba yang melibatkan Sonny. Ia juga mengaku turut prihatin dengan kasus itu. “Itu sebetulnya urusan KNPI. Saya mengimbau saja untuk generasi muda penerus bangsa dan umat untuk hal narkoba merugikan diri sendiri dan lingkungan. Itu harus dihindari dan jauhi. Saya selalu bicara tingkatkan SDM dan berakhlak dan jauhi narkoba. Harus sama-sama perangi,” kata Jaman.
Ditanya apakah ada desakan untuk mundur, jaman mengatakan ada mekanisme organisasi dan ketentuan yang ada yang harus ditempuh oleh KNPI. Karena itu pihaknya menyerahkan persoalan jalannya roda organisasi ke tubuh KNPI sendiri. “Itu mah mekanisme sanalah,” katanya.
Asda II Pemkot Serang Komarudin menambahkan pihaknya juga ikut prihatin terhadap kasus itu. Secara pribadi ia juga sangat mengayangkan. Terkait dana hibah untuk KNPI sebesar Rp100 juta, ia menyatakan bantuan itu bukan untuk perorangan, melainkan organisasi. Jadi, tidak masalah jikapun Ketua KNPI yang sekarang mengundurkan diri. “Kita kan membantu organisasinya, bukan ke ketuanya,” kata Komarudin.
Pemesan.
Dari Polda Banten diperoleh keterangan, Ditresnarkoba menerbitkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP).
“SPDP sudah kami sampaikan ke Kejati Banten tadi pagi dan tadi juga kegiatan penyidikan sudah bisa dilakukan. Kedua tersangka sudah bisa diperiksa beberapa jam,” kata Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Banten, AKBP Jerry Marpaung, Senin (11/2).
Jerry mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, Sonny mengakui memakai narkoba. Namun, Sonny masih bungkam soal paket-paket ganja sebanyak kurang lebih 2 kg tersebut. “Ya, memang dia pemakai narkoba. Soal akan diberikan kepada siapa ganja tersebut dia masih belum jawab,” ujar Jerry. Kendati demikian, Jerry meyakini, barang haram tersebut tidak untuk konsumsi pribadi. Melainkan sudah disiapkan untuk para pemesan.
aps/sb

Praktek Preman Diduga Diback Up Oknum Polsek Cikande

Serang/SB
Karena ingin membantu melancarkan arus lalulintas dari angkutan umum di jalan raya Serang, tepatnya kawasan PT. Nokomas Gemilang jalur C seorang wartawan nyaris menjadi korban pengroyokan oleh para calo yang beraksi secara premanisme.
Pasalnya, mereka tak senang ketika angkutan umum yang menunggu penumpang pada jalur tersebut menghalangi dan mengganggu arus lalulintas, saat menegur dan menyuruh salah seorang supir mobil angkutan umum untuk menepikan kenderaan agar tidak menghalangi kenderaan lain yang melintas itulah beberapa orang yang diduga sebagai yang calo mobil angkutan umum di jalur tersebut mencoba mengeroyok wartawan, namun saat itu wartawan sempat di cekik oleh salah seorang dari mereka.
Kabarnya, praktek premanisme di kawasan tersebut sudah sangat meresahkan warga masyarakat disekitar perusahaan, karena ulah premanisme itu banyak yang dirugikan, seperti pengguna jalan, bagaimana tidak, banyaknya angkutan umum yang mangkal diseparuh badan jalan raya menunggu penumpang sehingga menghalangi dan mengganggu arus lalulintas, akibatnya, kemacetan tidak terelakkan lagi. Hal ini terjadi tak lain akibat ulah mereka para calo yang mengkordinir para supir angkutan umum untuk mangkal di kawasan tersebut
Pada hari yang sama, salah seorang dari mereka berhasil dibawa kepos polisi terdekat, dan saat ditanyai, terungkat dari keterangannya, bahwa mereka melakukan praktek calo pada angkutan umum atas suruhan DD, salah seorang oknum Provost yang bertugas di Polsek Cikande. Mendapati kabar ini, akawa BI mengkonfirmasi DD, namun DD mengaku tidak mengenal dan tidak tahu, bahkan mengatakan ini sudah mencemarkan nama baiknya, DD sendiri mengatakan kepada BI agar segera menghubunginya bila melihat orang tersebut.
Apa yang terjadi, tidak lama setelah DD dikonfirmasi, BI melihat orang yang dimaksud, kemudian BI pun menghubungi DD, namun dengan berbagai macam alasan DD mengatakan tidak bisa datang. Sebelumnya, BI sudah mencoba mengkonfirmasi Kanit Intel Polsek Cikande AKP. DODO dan mencoba untuk bertemu mengkonfirmasi ke Kapolsek untuk mencari benar tidaknya calo itu adalah orang suruhan si oknum Provost dan berjanji akan menyampaikan hal ini kepada Kapolsek, namun sampai berita ini diturunkan, pihak Polsek Cikande sepertinya tidak mampu bertindak apa-apa, karena praktek percaloan angkutan umum bergaya preman sampai kini masih berlangsung.
Masih berlangsungnya praktek percaloan yang bergaya premanisme dikawasan tersebut sampai kini menjadi sinyalemen dugaan oknum Provost memback up praktek mereka demi keuntungan pribadi. Jika benar adanya dugaan ini, sangat disayangkan, petinggi Polri sudah jelas menegaskan segera menindak berbagai bentuk praktek premanisme yang dapat menggangu Kamtibmas, sementara anggota jajaranya di tingkat Polesk malah memelihara preman.
Asep/sb

Perampokan Di Kantor Air Mineral Tanjung Mulia SATPAM DISNDERA DAN BRANKAS BERISI RP. 12 JUTA DISIKAT

Belawan,hendrik-rompas .
Aksi perampokan terjadi di Kantor Air Mineral dijalan Yos Sudarso KM 6.9 Kelurahan Tanjung Mulia Kec. Medan Deli. Pelakunya terdiri 5 orang bertopeng berhasil masuk kedalam lokasi kantor dan menyekap petugas satpam jaga malam sekitar pukul 04.00 Subuh, Jum’at 8 Februari 2013 selitar pukul 04 .00 wib .

Kawanan perampok yang berhasil melumpuhkan petugas Satpam ,Supriadi , subuh itu langsung mengikat kaki dan tangannya serta mulutnya disumbat kain majun .Drngan bergerak cepat dengan mendobrak sebuah ruangan dengan menggunakan benda keras , dari dalam ruangan, kawasanan perampok berhasil membongkar peti brankas berisi uang tunai sekitar Rp. 12 juta dan sejumlah surat – surat penting dibawa kabur.

Korban Satpam Supriadi berhasil diselamatkan oleh pekerja pagi harinya saat masuk kantor dilihatnya pintu kantor telah terbuka dan seisi ruangan diobrak abrik . Begitu dilihatnya korban Supriadi sudah dalam kondisi lemah dengan tangan dan kaki serta mulut disumbat kain majun berhasil dibuka oleh temannya pagi harinya.

Diperkirakan 5 orang kawanan perampok dengan bersenjata kelewang dan sajam serta benda keras masuk kedalam lokasi kantor penjualan air mineral diperkirakan waktu subuh masuk melalui lompat pagar.

Dibawah ancaman dibunuh, petugas Satpam Supriadi malam itu tidak bisa banyak berbuat menghadapi kawanan perampok bertopeng diantaranya dengan mengancam korban. Dalam gerakan cepat, korban disekap disebuah ruangan, tangan dan kakinya di ikat tali plastik dan mulutnya dijejali kain majun

Aksi para perampokan berhasil mendobrak ruangan kantor dengan mengunakan alat berat kunci dan linggis berhasil membongkar brangkas dan menggondol isinya yang disebut – sebut berisi uang Rp. 12 Juta serta surat – surat penting lainnya dimasukkan dalam sebuah mobil langsung tancap gas.

Pihak pemilik dan korban Satpam Supriadi pagi Jum’at telah melaporkan dan membuat pengaduan di Mako Polsek Medan Labuhan.
Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan Iptu Pol Adi Hariyono, SH yang dikonfirmasi wartawan seputar kejadian aksi perampokan di Kantor Penjualan Air Mineral di Kawasan Jalan Yos Sudarso KM 6.9 Tanjung Mulia membenarkan dan paiahak Kepolisian sedang melakukan penyelidikan atas kasus .