Lugas dan Terpercaya
TwitterFacebookGoogle

BENTROK SESAMA ABK KAPAL , BUDIMAN TEWAS DIATAS KAPALNYA .

Belawan , hendrik-rompas .

                 Budiman (24) warga Lingkungan IX Kampung Kolam Kelurahan Belawan Bahagia Kecamatan Medan Belawan tewas diatas kapal ikan ditempatnya bekerja dikawasan Gudang Kas Pelabuhan Perikanan Samudra Gabion Belawan Jumat (29/06) pagi sekitar pukul 08.30 wib .

                Tewasnya korban akibat dikeroyok sejumlah ABK kapal ikan ditempatnya bekerja yang diduga akibat dendam , untuk pengusutan lebih lanjut korban dibawa ke RS Pringadi Medan untuk divisium karena di kedua bahunya dan berlobang akibat benda pukulan benda tajam   .

                Menurut keterangan abang kandung korban , Wahyudi saat membuat lapornan di Mako Ditpolairdasu di Belawan , kejadian yang mengakibakat adiknya itu tewas dikeroyok oleh ABK kapal ditempt mereka bekerja ditengah laut saat kapal ikan tersebut menangkap ikan   .

               Akibat kejadian itu Nachoda kapal dan pemilik Gudang Kas di Pelabuhan Perikanan Samudra Gabion Belawan kini telah dimintai keterangan oleh petugas Dirpolairdasu di Belawan , karena pemilik gudang perikanan tersebut tidak ada melaporkan kejadian itu   .

               DirPolairdasu Kombes Pol ArioGatut Kristianto ketika dikonpirmasi Wartawan dikantornya pada Jumat (29/06) siang sekitar pukul 17.00 wib belum bersedia memberikan keterangan karena Nchoda kapal dan pemilik kapal ikan tersebut masih dalam pemeriksaan petugasnya  .

              Namun Dirpolairdasu Kombes Pol Ario Gatut Kristianto ini berjanji akan memberikan keterangan usai melaksanakan Tabur Bunga ditengah laut pada Hari ini Sabtu tanggal 30 Juni 2012 dalam rangka memperingati HUTnya Bhayangkara  yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2012  .

              Direncanakan Usai tabur Bunga ditengah laut oleh Kapoldasu Irjen Pol H Wisnu Amat Sastro kemudian setelah kembalinya akan mengadakan upacara penerimaan bantuan kapal patroli , kapal patroli ini untuk melengkapi patroli Polisi Perairan diwilayah Sumatera Utara   .

Belawan , 29 Jni 2012  .

KEPALA PERSONALIA PELAYARAN PT TIRTA CIPTA MULIA PERSADA PECAT ABK KAPAL YANG SEDANG OPRASI   .

Belawan , hendrik-rompas  .
                 Kepala personalia PT Tirta Cipta Mulya Persada Davit Ginting memecat awak kapal Tongkang Tirta Samudera V, Chairul Zaman (35)  usai menjalani operasi usus buntu di sebuah  rumah sakit di Jambi dan perawatan lanjutan di RS TNI AL Belawan.
                 Pemutusan hubungan kerja (PHK) tersebut mengakibatkan Chairul Zaman yang telah bekerja sejak Oktober 2011 tersebut kehilangan pekerjaan. Ironisnya, oknum personalia perusahaan pelayaran anak perusahaan terkemuka di Indonesia itu tidak mengeluarkan hak-hak ayah tiga orang anak tersebut, bahkan enggan memberika surat phk                “Setelah saya sembuh dari sakit, saya menghadap pak Davit Ginting di kantornya Jalan Putri Hijau Medan, Selasa (19/6). Ia katakan saya di PHK, karena sudah ada orang yang menggantikan di kapal dan saya disuruh menggambil pakaian dan surat-surat di kapal yang sedang sandar di pelabuhan Dumai,” kata Chairul Zaman saat ditemui wartawan kemarin (28/06) .
                Keputusan oknum personalia itu sangat menegejutkan, karena sesuai Perjanjian Kerja Laut (PKL), awak kapal yang menderita sakit saat berada di atas kapal saat berada di Pelabuhan Jambi tersebut  masih ada masa tersisa kerja selama lima bulan lagi   .
               Bahkan Davit Ginting menolak memberikan  bukti surat PHK maupun uang sisas kontrak kerja ataupun uang pesangon yang merupakan hak awak kapal sesuai bunyi PKL yang ditandatangai kedua belah pihak.               Chairul Zaman tercatat di kantor Syhabandar Jambi sebagai awak Kapal Tongkang V yang ditarik TB Tirta samudera VI setelah lamarannya melalui kantor perwakilan PT Tirta Cipta Mulia Persada yang berkantor di Jalan Putri Hijau Medan dikabulkan Oktober 2011.
              Awak kapal tersebut diperintahkan naik kapal saat kapal yang sandar di Pelabuhan Dumai  hendak berlayar ke Jambi pada pertengahan bulan Oktober 2011. Setelah beberapa kali mengikuti pelayaran Dumai-Jambi, pada 30 April 2012 korban mengalami sakit.
             Berdasarkan diagnosa dokter RS ST Theresia Jambi, Chairul Zaman menderita usus buntu dan harus menjalani operasi. “Selama menjanali operasi dan perawan di RS ST Theresia Jambi sejak 1 hingga 11 Mei 2012 seluruh biaya ditanggung asuransi dan perusahaan pelayaran, “ ujar Chairul Zaman.
            Guna perobatan lanjutan, pihak keluarga membawa Chairul Zaman pulang ke Hamparan Perak Deliserdang  dan dilanjutkan berobat Jalan ke Puskesmas Hamparan Perak dan RS TNI AL Belawan.  Setelah sehat korban melapor ke perusahaan untuk kembali bekerja  .

             Dikatakan Chairul Zaman, oknum kepala personalia memecatnya, karena alasan pihak perusahan relatif besar mengeluarkan biaya perawatan korban selama menjalani perawatan di RS ST Theresia Jambi.            Kepala Personalia PT Tirta Cipta Mulya Persada Davit Ginting yang dikonfirmasikan mengatakan, tidak kenal dengan awal kapal Tongkong Tirta samudera V yang menjadi korban PHK tersebut. “Coba cek kebenarannya apakah dia punya bukti sebagai awak Tongkang Samudera V, saya belum mengakuinya sebagai awak kapal kalau dia belum dapat memperlihatkan buktinya,” ujar  Davit.
            Korban PHK Chairul Zaman mengatakan, surat-suratnya sebagai awak kapal masih tertinggal di kapal dan dipegang oleh seorang awak yang  ikut berlayar  ke Jambi di kapal tersebut.  .
Belawan , 29 Juni 2012 .

BICT PEDULI KORBAN KEBAKARAN DIKELURAHAN BAGAN DELI BELAWAN .

Belawan , hendrik-rompas .
                         Sebanyak 38 rumah panggung milik nelayan di lingkungan empat lorong proyek Kelurahan Bagan Deli Kecamatan Medan Belawan yang musnah terbakar Senin (25/6) dini hari pukul 01.30 wib yang lalu. Dalam peristiwa itu seorang wanita Rahayu 25 warga setempat tewas terpanggang akibat terperangkap dan tidak bisa turun dari lantai dua rumah orang tuanya, Abdul Majid.
Dari peristiwa tersebut Manajemen Belawan International Container Terminal (BICT) tergugah dalam melakukan penggalangan dana bersama Dewan Pimpinan Cabang Serikat Pekerja BICT yang terhimpun seluruh karyawan yang ada di Manajemen.
                 Maka pada hari ini Jum`at pagi (29/6) Manajemen Belawan International Container Terminal (BICT) dan Dewan Pimpinan Cabang Serikat Pekerja dan terkait dengan karyawan yang ada bersama-sama melakukan kunjungan ke lokasi kebakaran dan sekaligus memberikan bantuan sesuai  dengan kebutuhan masyarakat yang memerlukan. Jelasnya General Manager BICT Akhmad Hidayat Alcaff melalui ketua Dewan Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Joko Lamani Putra dan didampingi unsur pengurus SP serta para anggota langsung memberikan bantuan berupa material yaitu seng baru dan paku, senilai 15 juta juga pakaian layak pakai serta kebutuhan pangan yaitu sembako disamping itu diberikan material bekas, seng dan kayu dari Manajemen BICT dan bantuan ini seluruhnya diterima oleh Panitia yaitu Khaidir Panjaitan selaku Kepala Lingkungan Tiga dan disaksikan masyarakat disekitarnya   .
                 Dari bantuan dimaksud GM BICT melalui ketua DPC SP Joko Lamani Putra mengatakan “kami merasakan musibah yang dialami masyarakat yang terkena kebakaran ini, mudah-mudahan tabah menghadapi cobaan, dengan kedatangan kami dapatlah terobat hati serta pikiran Bapak dan Ibu dan bantuan kami ini dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya”.
               Sebagai peduli sosial Manajemen BICT kepada masyarakat apalagi masyarakat dimaksud berdekatan dengan Manajemen, jelasnya satu kelurahan yaitu Bagan Deli. Sebagai informasi seminggu yang lalu tepatnya (21/6) Manajemen BICT juga bersama DPC SP melakukan bakti sosial dan memberikan bantuan senilai Rp. 31.000.000,- berupa bahan sembako kepada masyarakat Lorong Ujung Tanjung Seberang Kelurahan Bagan Deli sebanyak 190 Kepala Keluarga yang diserahkan oleh GM BICT Akhmad Hidayat Alcaff dan Ketua DPC SP Joko Lamani Putra di halaman kantor BICT melalui Kepling Ibu Ida yang langsung diterima masyarakat   .
                Masyarakat Kelurahan Bagan Deli Kecamatan Medan Belawan mengatakan “kami merasa bersukur adanya peduli sosial dari BICT dan hal ini tidak disangka-sangka, mudah-mudahan kedepan ungkapnya BICT lebih maju lagi dengan pesat sehingga bisa membantu warga dan pada umumnya masyarakat Kelurahan Bagan Deli Kecamatan Medan Belawan    .
Belawan , 29 Juni 2012.

PELEMPARAN GRANAT DI BANDA ACEH

Sanggahbuana

Telah terjadi pelemparan granat jenis manggis di Jalan Chik Dipineung 1 no. 78 Komplek Vila Citra Gampong Piineung Kec.Syahkuala Banda Aceh dengan memakan korban seorang laki-laki bernama Saman (50) tahun Anggota Partai  PA yang dilakukan oleh seorang pelaku yang masih dalam penyidikan.

Tejadi pada hari Senin  25 Jun 2012 sekitar pukul 03.45 wib, saat kabar  dan keluarga sedang tidur,tiba-tiba terdengar suara ledakan keras tepat di depan rumah korban yang mengakibatkan lubang sedalam sekirat  30 cm,

akibat ledakan tersebut korbang mengalami kerugian kerusakan 1 unit mobil atap conopi gerasi mobil  dan cendela caka jendela mengalami kerusakan ,akibat ledakan yang terjadi di rumahnya korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Banda Aceh dan tim Jihandak Polda Aceh telah menangani kasus tersebut untuk penyedikan lebih lanjut.

ENAM UNIT RUMAH WARGA DIPASAR 8 LABUHAB DELI DIRUSAK PREMAN BAYARAN, PEMILIKNYA MENGADU KE POLISI

 

Sanggahbuana  Belawan , 27  juni  2012

                 Enam unit rumah milik warga Pasar 8 Kelurahan Labuhan Deli dirusak 15 orang atas perintah Mafia Tanah bernama Munir dan Timbul pada Selasa (27/06) sekitar pukul 16.00 mengakibatkan korban menderita keruguan Jutaan rupiah karena isinya rumah mereka ini hancur dan rata dengan Tanah    

                Atas kejadian pengerusakan rumah ini para korbannya pada Rabu (27/06) langsung mendatangi Mapolres Pelabuhan untuk membuat pengaduan , setibanya di Mapolres Pelabuhan Belawan keenam pemilik rumah ini langsung diterima oleh wakil Komandan Polres Kompol Robertus A Pandiangan dan Kabag OPS Kompol H Suprayogi SH  .

                Kemudian kedua pejabat baru Polres Pelabuhan Belawan ini langsung memerintahkan kepada para korban , pemilik rumah yang dirusak agar membuat pengaduan ke SPK Polres Pelabuhan Belawan  .

               Ke enam pemilik rumah yang membuat pengaduan di Polres Pelabuhan Belawan masing masing Nuraini (51) rumahnya yang terbuat dari kayu beratap rumbia dan berdinding tepaS ini dirusak oleh 15 orang menggunakan kayu broti dan parang panjang  mengakibatkan korban menderita kerugian Rp 5 juta rupiah  .

               Begitu juga yang dialami oleh kelima rekannya masing masingPaustina (34) korban menderita kerugian Rp 6 juta rupiah  ,  Jamilah ( 40) menderita kerugian Rp 7 juta rupiah , Ani Br Sinaga (30) menderita kerugian Rp 7,5 juta rupiah  ,Ariyani ( 34) menderita kerugian Rp 6 juta rupiah dan Br Limbong ( 30) menderita kerugian Rp 5 juta rupiah    .

              Ke enam korban yang rumahnya dirusak ini minta kepada Kapolres Pelabuhan Belawan AKLBP Endro Kiswanto SH agar segera menangkap para pelakunya yang telah membuat keluarga mereka sengsara . Atas kejadian tersebut pada saat ini mereka terpaksa menumpang ketempat para tetangganya untuk sementara ini .  (Hendrik Rompas)

WALIKOTA MEDAN BERJANJI KEPADA PARA KORBAN KEBAKARAN MEMBANTU PEMBUATAN RUMAH WARGA .

Belawan , hendrik-rompas .

                 Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM bersama rombongan ketika melihat dari dekat rumah warga Nelayan yang terbakar pada Senin (25/06) pukul 01.30 wib dikawasan Lingkungan III dan IV Lorong Proyek dan Lorong Masjid Kelurahan Bagan Deli Belawan yang menghanguskan 38 unit rumah panggung milik nelayan 10 unit yang dirusak dan 1 orang tewas tersebut   berjanji membantu pendirian dan perbaikan rumah rumah warga hingga tuntas  .

                 Hal tersebut disampaikan dihadapan para  38 KK atau 200 jiwa warga yang rumahnya terbakar pada Senin 25 Juni 2012 sekitar pukul 01.30 wib ketika para warga nelayan itu sedang tidur dirumahnya masing masing diakibatkan kosleting Listrik atau arus pendek  .

                Akibat kejadian kebakaran tersebut salah seorang anak dari Muhammad Abdul Majid (55) warga Lingkungan III Lorong Proyek bernama Rahayu (25) janda kembang ini tewas terpanggang  dan jenajahnya tidak bisa dikenali lagi hancur bersama rumahnya  menjadi arang  .

                Masalah bantuan pendirian dan perbaikan rumah rumah warga yang musnah terbakar atau yang dirusak itu diserahkan kepada Camat Medan Belawan yang baru Said Chadir dan Lurah Bagan Deli Belawan  .

               Bagi warga yang rumah rumah terbakar maupun dirusak , bila bantuan dari Pemko Medan ini tidak sampai kepada para korban kebakaran maka warga harus segera melaporkannya kepada Walikota Medan baik secara lisan maupun secara tulisan  .

              Dalam kenjungan ketempat tempat penampungan sementara korban kebakaran dikawasan Lingkungan III dan IV Walikota bersama rombongan menerima keluh kesah warga karena Air untuk mandi dan buang hajat tidak tersedia sebagai mana mestinya  .

             Sementara itu salah seorang korban kebakaran nenek Sahara (80) mengadu kepada Walikota dan rombongan bahwa bila malam hari mereka ini kedinginan karena Muspika Kecamatan Medan Belawan tidak ada memberikan perhatian kepada para korban kebakaran baik itu selimut maupun kain sarung  .

             Walikota Medan bersama rombongan sempat mengunjungi kediaman Muhammad Abdul Majid dikawasan Lingkungan III Lorong Mesjid , kepada Muhammad Abdul Majid selaku orang tua dari Rahayu ,Walikota mengucapkan berlangsung kawa yang sedalam dalamnya  kejadian tersebut  sedangkan para korban yang lainnya diharap bersabar .

              Sementara itu salah seorang mamak mamak sambil menggendong putranya yang berumur 2 tahun langsung berkata kepada Walikota dan rombongan , macam mana kami mau bersabar pak sementara rumah kami sudah habis terbakar dan coba Bapak lihat kami ini , layak apa tidak kami ini tidur ditempat ini .

              Ketika itu Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap bersama rombongannya langsung terdiam dan secara perlahan lahan langsung meninggalkan lokasi penampungan dibekas kantor KUD Mina Makmur Belawan  .

              Bantuan dari berbagai pihak terus mengalir kepada para korban kebakaranbaik itu sembako maupun pakaian bekas diantaranya dari Lamtamal I Belawan , Polres Pelabuhan Belawan , Koramil Belawan , PT Pertamina , Yayasan SKY , Panitia Pembangunan Mesji Nurul Iman Kelurahan Bagan Deli ,namun bantuan itu masih diharapkan dari kalangan masyarakat dan pengusah  .

image

Belawan , 26 Juni 2012 .
Foto terlihat Drs H Rahudman Harahap MM ketika berdialog dengan warga korban kebakaran  .

BAJINGN LONCAT TEWAS KETIKA MEMANJAT TRUK .

Belawan, hendrik-rompas .

                Salah seorang bajing loncat dikawasan Jalan Raya Pelabuhan Belawan tewas saat memanjat truk yang mau masuk kedalam  Pelabuhan Belawan pada Senin (25/06) siang sekitar pukul 13.00 wib  .

               Banjing loncat yang terkenal nekat ketika melakukan aksinya ini adalah M Irpan (15) warga Jalan Pulau Ambon Kelurahan Belawan Bahari Belawan tewas karena terjatuh dari atas truk BK 9750 BJ yang dipanjatnya   .

               Menurut keterangan abang ipar korban, Adi alias Koncek (30) warga Jalan Pulau Irian Kelurahan Belawan Bahari ini dihadapan petugas Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan .

              Korban yang biasanya melakukan aksi banjing loncat ini pada siang itu bermaksut memanjat truk BK 9750 DJ yang dikemudian M Hayat (55) Kuala Kuala Tanjung ini .

             Karena truk tersebut licin maka korban yang sudah berada didinding truk terpeleset dan jatuh keatas aspal , yang duluan menyentuh aspal adalah kepalanya dan akibatnya kepala kornban pecah dan tewas ditempat  .

            Sementara itu sopir truk ini langsung menghentikan truknya karena para sopir truk lainnya mengatakan ada orang yang jatuh disamping kirinya ,maka secara replek sopir truk ini langsung menghentikan kendaraannya karena takut menggilas tubuh korban yang sudah tewas dibawah kolong  .

            Kasat Lantas Polres Pelabuhan Belawan AKP Kencana Ginting ketika dikonpirmasi membenarkan kejadian tersebut dan saat ini sopir truk tersebut dalam pemeriksaan petugasnya sementara korban dibawa ke RS Pringadi Medan untuk keperluan Visum  .

Belawan , 25 Juni 2012 .

image

Foto terlihat mayat M Irpan bajing loncat yang tewas ketika memanjat truk .

38 RUMAH PANGGUNG MILIK NELAYAN DIKAWASAN BAGAN DELI BELAWAN MUSNAH DILALAP SIJAGO MERAH , 1 JANDA TEWAS .

Belawan , hendrik-rompas .

                 Sebanyak 38 unit rumah panggung milik warga nelayan dikawasan Lingkungan 3Lorong  Proyek  dan Lorong Masjid Lingkungan 4 Kelurahan Bagan Deli Belawan musnah dilalap sijago merah pada Senin dini hari (25/06)sekitar pukul 01.30 wib ,api diduga dari kosleting Listrik /arus pendek dari rumahnya Muhammad Abdul Majid   .

                 Akibat kebaran yang mengahanguskan 38 rumah milik nelayan ini salah seorang penghuninya Rahayu (25) anak dari Muhammad Abdul Majid yang telah lama menjanda ini tewas terpanggang api diatas rumahnya yang berlantai II   .

                 Untuk menghindar api agar tidak menjalar kerumah warga lainnya terpaksa dirusak sebanyak 10 unit rumah dan dalam kebakaran ini api berasal dari rumahnya Muhammad Abdul Majid dari Kosleting listrik/ arus pendek sedangkan kerugian diperkirakan mencapai sekitar 2 milyar lebih   .

                 Sementara itu 200 jiwa terpaksa harus kehilangan tempat tinggalnya dan kini mengungsi ketempat sanak familinya dan ditampung di bekas kantor KUD Mina Makmur Belawan  yang ada di Kelurahan Bagan Deli Kecamatan Medan Belawan  .

                 Menurut keterangan Muhammad Abdul Majid (55) warga Lorong Proyek  Kelurahan Bagan Deli , pada malam itu sekitar pukul 01.30 wib sewaktu korban ini sedang asik menonton pertandingan Bola Kaki didalam rumahnya dilantai II dari arah bawa terlihat ada asap yang naik kelantai II   .

                Korban yang merasa tak enak ini langsung dari lantai II rumahnya turun kebawah dan setibanya dibawa dilihatnya ruangan tamunya berikut alat perabotannya sudah terbakar .

                Korban langsung berteriak teriak minta tolong kepada para tetangganya , tapi api semangkin membesar dan langsung membakar seluruh rumahnya berikut isinya yang ada didalam rumahnya , sedangkan sewaktu kejadian itu anaknya Rahayu (25) tidur didalamkamarnya dan korban tidak sempat menolongnya   .

               Rahayu sempat minta tolong tapi warga dan orangnya tidak bisa berbuat banyak karena api semangkin membesar dan mengahanguskan rumah korban , warga langsung memadamkan api tersebut dengan peralatan sedaanya tapi waktu itu angin kencang dan apinya langsung menjalar kerumah rumah warga lainnya  .

              Setibanya mobil pemadam milik Pemko Medan yang Stanbay di kantor Camat Medan Belawan sebanyak 4 unit tidak bisa langsung memadamkan api sudah mulai mengganas memangsa rumah warga lainnya  .

              Sekitar 20 menit kemudian mobil pemadam milik Pemko Medan yang datang ke TKP juga tidak bisa berbuat hanya selang selang saja yang masuk kelokasi kebakaran klarena di TKP ini tidak ada jalan yang bisa dilalui mobil  .

              Akhirnya petugas pemadam kebakaran selama 2 jam lebih berjuang memadamkan api  baru baru api bisa dipadamkan  itupun setelah petugas pemadam dibantu warga merubuhkan rumah warga sebanyak 10 unit  agar api bisa berhenti tidak menjalar lagi melahap kerumah warga lainnya   .

              Pada malam itu itu juga sebanyak 200 jiwa yang rumahnya terbakar langsung mengungsi kerumah familinya yang terdekat , sedangkan warga yang tidak mempunyai familiknya di Kelurahan Bagan Deli Belawan ini terpaksa diungsikan di bekas kantor KUD Mina Makmur Belawan .

             Sedangkan Muhammad Abduk Majid dibantu warga langsung mencari mayat anaknya Rahayu yang tewas terbakar dan dan pencarian itu akhirnya mayat Rahayu ditemukan sudah hangus terpanggang api dan ketika diangkat kaki kanannya sudah putus dimakan api .

             Pagi harinya petugas Polres Pelabuhan Belawan dibantu petugas Polsek Belawan langsung mengadakan olah TKP dan dibekas rumahnya Muhammad Abdul Majid dipasangi Polce Lene sementara itu mayatnya Rahayu langsung dikebumikan diperkiburan Muslim di bagan Deli .

             Berbagai bantuian dari warga dan aparat terkait langsung memberikan bantuan baik itu berupa sembako dan pakaian bekas , sedangkan warga sekitar langsung membuka dapur umum untuk memberi makan kepada para korban kebakaran yang menghanguskan 38 unit rumah panggung milik warga yang terbuat dari papan dan beratapkan seng ini   .

Belawan , 25 Juni 2012 .

image

Foto terlihat puing puing rumah warga yang terbakar dikawasan Lingkungan 3 dan 4 Kelurahan Bagan Deli Belawan .

38 RUMAH PANGGUNG MILIK NELAYAN DIKAWASAN BAGAN DELI BELAWAN MUSNAH DILALAP SIJAGO MERAH , 1 ORANG JANDA TEWAS

 

Sanggahbuana Belawan , 25  Juni  2012

                 Sebanyak 38 unit rumah panggung milik warga nelayan dikawasan Lingkungan 3Lorong  Proyek  dan Lorong Masjid Lingkungan 4 Kelurahan Bagan Deli Belawan musnah dilalap sijago merah pada Senin dini hari (25/06)sekitar pukul 01.30 wib ,api diduga dari kosleting Listrik /arus pendek dari rumahnya Muhammad Abdul Majid   .

                 Akibat kebaran yang mengahanguskan 38 rumah milik nelayan ini salah seorang penghuninya Rahayu (25) anak dari Muhammad Abdul Majid yang telah lama menjanda ini tewas terpanggang api diatas rumahnya yang berlantai II   .

                 Untuk menghindar api agar tidak menjalar kerumah warga lainnya terpaksa dirusak sebanyak 10 unit rumah dan dalam kebakaran ini api berasal dari rumahnya Muhammad Abdul Majid dari Kosleting listrik/ arus pendek sedangkan kerugian diperkirakan mencapai sekitar 2 milyar lebih   .

                 Sementara itu 200 jiwa terpaksa harus kehilangan tempat tinggalnya dan kini mengungsi ketempat sanak familinya dan ditampung di bekas kantor KUD Mina Makmur Belawan  yang ada di Kelurahan Bagan Deli Kecamatan Medan Belawan  .

                 Menurut keterangan Muhammad Abdul Majid (55) warga Lorong Proyek  Kelurahan Bagan Deli , pada malam itu sekitar pukul 01.30 wib sewaktu korban ini sedang asik menonton pertandingan Bola Kaki didalam rumahnya dilantai II dari arah bawa terlihat ada asap yang naik kelantai II   .

                Korban yang merasa tak enak ini langsung dari lantai II rumahnya turun kebawah dan setibanya dibawa dilihatnya ruangan tamunya berikut alat perabotannya sudah terbakar .

                Korban langsung berteriak teriak minta tolong kepada para tetangganya , tapi api semangkin membesar dan langsung membakar seluruh rumahnya berikut isinya yang ada didalam rumahnya , sedangkan sewaktu kejadian itu anaknya Rahayu (25) tidur didalamkamarnya dan korban tidak sempat menolongnya   .

               Rahayu sempat minta tolong tapi warga dan orangnya tidak bisa berbuat banyak karena api semangkin membesar dan mengahanguskan rumah korban , warga langsung memadamkan api tersebut dengan peralatan sedaanya tapi waktu itu angin kencang dan apinya langsung menjalar kerumah rumah warga lainnya  .

              Setibanya mobil pemadam milik Pemko Medan yang Stanbay di kantor Camat Medan Belawan sebanyak 4 unit tidak bisa langsung memadamkan api sudah mulai mengganas memangsa rumah warga lainnya  .

              Sekitar 20 menit kemudian mobil pemadam milik Pemko Medan yang datang ke TKP juga tidak bisa berbuat hanya selang selang saja yang masuk kelokasi kebakaran klarena di TKP ini tidak ada jalan yang bisa dilalui mobil  .

              Akhirnya petugas pemadam kebakaran selama 2 jam lebih berjuang memadamkan api  baru baru api bisa dipadamkan  itupun setelah petugas pemadam dibantu warga merubuhkan rumah warga sebanyak 10 unit  agar api bisa berhenti tidak menjalar lagi melahap kerumah warga lainnya   .

              Pada malam itu itu juga sebanyak 200 jiwa yang rumahnya terbakar langsung mengungsi kerumah familinya yang terdekat , sedangkan warga yang tidak mempunyai familiknya di Kelurahan Bagan Deli Belawan ini terpaksa diungsikan di bekas kantor KUD Mina Makmur Belawan .

 

   

 

             Sedangkan Muhammad Abduk Majid dibantu warga langsung mencari mayat anaknya Rahayu yang tewas terbakar dan dan pencarian itu akhirnya mayat Rahayu ditemukan sudah hangus terpanggang api dan ketika diangkat kaki kanannya sudah putus dimakan api .

             Pagi harinya petugas Polres Pelabuhan Belawan dibantu petugas Polsek Belawan langsung mengadakan olah TKP dan dibekas rumahnya Muhammad Abdul Majid dipasangi Polce Lene sementara itu mayatnya Rahayu langsung dikebumikan diperkiburan Muslim di bagan Deli .

             Berbagai bantuian dari warga dan aparat terkait langsung memberikan bantuan baik itu berupa sembako dan pakaian bekas , sedangkan warga sekitar langsung membuka dapur umum untuk memberi makan kepada para korban kebakaran yang menghanguskan 38 unit rumah panggung milik warga yang terbuat dari papan dan beratapkan seng ini .(Hendryk Rompas)

 

 

 

Foto terlihat puing puing rumah warga yang terbakar dikawasan Lingkungan 3 dan 4 Kelurahan Bagan Deli Belawan .

 

 

BAJING LONCAT TEWAS JATUH SAAT MEMANJAT TRUK

 

Sanggahbuana Belawan,  25  juni    2012

                Salah seorang bajing loncat dikawasan Jalan Raya Pelabuhan Belawan tewas saat memanjat truk yang mau masuk kedalam  Pelabuhan Belawan pada Senin (25/06) siang sekitar pukul 13.00 wib  .

               Banjing loncat yang terkenal nekat ketika melakukan aksinya ini adalah M Irpan (15) warga Jalan Pulau Ambon Kelurahan Belawan Bahari Belawan tewas karena terjatuh dari atas truk BK 9750 BJ yang dipanjatnya   .

               Menurut keterangan abang ipar korban, Adi alias Koncek (30) warga Jalan Pulau Irian Kelurahan Belawan Bahari ini dihadapan petugas Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan .

              Korban yang biasanya melakukan aksi banjing loncat ini pada siang itu bermaksut memanjat truk BK 9750 DJ yang dikemudian M Hayat (55) Kuala Kuala Tanjung ini .

             Karena truk tersebut licin maka korban yang sudah berada didinding truk terpeleset dan jatuh keatas aspal , yang duluan menyentuh aspal adalah kepalanya dan akibatnya kepala kornban pecah dan tewas ditempat  .

            Sementara itu sopir truk ini langsung menghentikan truknya karena para sopir truk lainnya mengatakan ada orang yang jatuh disamping kirinya ,maka secara replek sopir truk ini langsung menghentikan kendaraannya karena takut menggilas tubuh korban yang sudah tewas dibawah kolong  .

            Kasat Lantas Polres Pelabuhan Belawan AKP Kencana Ginting ketika dikonpirmasi membenarkan kejadian tersebut dan saat ini sopir truk tersebut dalam pemeriksaan petugasnya sementara korban dibawa ke RS Pringadi Medan untuk keperluan Visum  .(Hendery Rampas)

   

Foto terlihat mayat M Irpan bajing loncat yang tewas ketika memanjat truk .