Lugas dan Terpercaya
TwitterFacebookGoogle

Pembangunan Gedung SDN 067249 Sangat Memprihatinkan Mantan Kepsek Harus Bertanggung jawab

Medan, SB.

Di saat pemerintah republic Indonesia –giat-giatnya meningkatkan mutu pendidikan di seluruh tanah air baik di kota hingga ke pelosok desa, “tanpa terkecuali” semua elemen Dinas Pendidikan di Indonesia, termasuk Kacabdis, Kepala Sekolah, dan juga para guru di tuntut untuk mencerdaskan bangsa kedepannya. Materi pelajaran pun terus ditingkatkan, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga ke perguruan tinggi.

Namun kenyataan itu tidak sepenuhnya didukung oleh para pendidik pendidik kita,  Seperti halnya yang terjadi di Sekolah Dasar Negeri 067249 Jalan Baut Kecamatan Medan Marelan. Pemerintah memberikan Dana bantuan untuk pembangunan gedung-gedung sekolah yang bersumbar dari DAK, tidak terealisasi sepenuhnya.

Hal ini di ketahui oleh News Sanggah Buana Online saat mengunjungi sekolah SDN No. 067249 Kecamatan Medan Marelan beberapa waktu lalu.

Ketika ingin di tanya News Sanggah Buanan Online,  Syaiful Bahri  selaku Kepala Sekolah SDN No. 067249 kecamatan Medan Marelan  tidak berada di tempat., lalu Tim SB menemui Kacabdis Medan Marelan.

Saat di temui di ruang kerjanya, Yarman selaku Kacabdis Pendidikan Kota Medan Kecamatan Medan Marelan mengatakan, sangat menyesalkan..! karena pembangunan gedung  Sekolah Dasar Negeri No. 067249 kecamatan Medan Marelan sungguh memprihatinkan, padahal dana yang berasal dari DAK sudah di salurkan keseluruhan.Namun, hingga saat ini pihak Kacabdis belum menerima laporan realisasi anggaran dana DAK tahun 2009.

Dalam hal ini, pihak  Kacabdis tidak bisa berbuat banyak, karena kami tidak mempunyai wewenang  untuk itu. Kami terikat dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah Kota Medan yaitu tentang pembangunan atau rehab gedung sekolah dari tahun yang telah di tetapkan sampai tahun 2009, tugas kami hanya mengawasi proses belajar mengajar, bukan mengawasi pembangunan atau rehab gedung sekolah.

Untuk permasalahan pembangunan Gedung SDN 067249 yang lebih kompeten memberi keterangan  adalah Mantan Kepsek yang berinisial SR, sebab SR pada saat itu menjabat Kepsek, dan  pembangunan Gedung SDN tersebut merupakan tanggung jawabnya, baik jumlah Dana yang di terima maupun realisasi dana  yang disalurkan, ujar Yarman.

Kami pernah menanyakan hal ini, usai acara serah terima jabatan kepala Sekolah SDN No. 067249 kira-kira Bulan Oktober 2009 lalu,di kantor Kacabdis Medan Marelan, sewaktu SR menyerahkan dua Buah stempel.  SR mengatakan.., semua nya ada di pegang oleh bendahara, akan tetapi sampai saat ini belum kami terima laporannya, ujar Yarman.

Kemudian Yarman menyarankan untuk menemui SR di kantor Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Medan Labuhan karena SR menjabat sebagai Pengawas di Cabang Dinas Medan Labuhan, atau datangi saja ke rumah Pribadinya di jalan pelita IV dekat kantor Dinas Pendidikan Kota Medan.

Beberapa hari kemudian, Tim SB menemui SR di rumah pribadinya yaitu jalan Pelita IV Gg. Pertama.

Jawaban SR sama dengan, yang pernah di katakan Yarman, yaitu semua laporan pengeluaran ke Uangan sekolah ada pada bendahara yang bernama Marhaini. Untuk pembangunan gedung SDN. No. 067249 yang menggunakan dana DAK semua sudah tersalur dan dan tidak ada yang tersisa dan juga ada kwitansi pengeluaran biayanya, silahkan aja Tanya dengan Marhaini, ujar SR

Saat di temui Tim SB, di ruang  Kepala sekolah Marhaini, yang didampingi Syaiful Bahri Selaku Kepala Sekolah SDN No. 067249 mengatakan, semua Jawaban-jawaban SR itu tidak benar, saya hanya di bawa ke Bank untuk mengambil uang, selanjutnya uang tersebut saya serahkan kepada SR. dan laporan-laporan keuangan tersebut tidak ada pada saya,termasuk laporan pengeluarannya, yang ada pada Saya hanya laporan keuangan sekolah, bukan laporan keuangan yang bersumber dari Pemerintah, ujar Marhaini. (tim.SB)

bersambung…

Pengumuman

Stop Pers

Berdasarkan surat keputusan pimipinan redaksi no 32/SB/SKR/II/2010 menyatakan bahwa wartawan dengan nama dibawah ini :

  1. Hamdan Nasution

Sudah tidak lagi berada dibawah lingkungan media online www.sanggahbuana.com. Segala tindak tanduk wartawan tersebut kini di luar tanggung jawab kami media online www.sanggahbuana.com

Tertanda

Pimpinan Redaksi

www.Sanggahbuana.com

Areal Kebun PTPN II Di Tanami Semangka dan Padi Oleh OTK

Langkat, Sumut SB

Areal Afdeling 1 PTPN II Kebun Batang Serangan di tanami Semangka dan Padi oleh orang-orang yang tak di kenal (OTK), karena tidak ada pemberitahuan nama–nama para petani Semangka dan Padi ke Humas PTPN II Kebun Batang Serangan.

Jika areal Afdeling 1 PTPN II kebun Batang Serangan di sewakan oleh pihak tertentu harusnya ada pemberitahuan ke Humas, agar tidak terjadi pembohongan public seperti sekarang ini, ada yang bertanya, tapi Humas tidak dapat menjelaskan, pertanyaan dari media massa maupun lembaga lembaga yang butuh informasi.

Hal ini dikatakan oleh Ilyas, selaku kepala Bag.Humas, saat ditemui Sanggahbuana di ruang kerjanya senin 23/02.

Sepertinya..! jabatan Humas hanya sebatas Pelengkap semata, dalam Struktur Organisasi PTPN II Kebun Batang Serangan. Saat ini, saya merasa sangatlah berbeda, di masa jabatan pak Sasongko sewaktu menjabat ADM , jabatan Humas sangatlah berfungsi karena dapat menjembatani masyarakat untuk bertemu dengan ADM, agar ADM menyetujui tanaman jagung dan Kedelai diganti dengan Semangka dan Padi.

Sebenarnya kalau kita mengacu kepada peraturan, jenis tanaman yang  di tanami di areal PTPN II,  adalah tanaman Jagung dan Kacang Kedelai, dengan biaya sewa Rp. 250.000,- untuk karyawan PTPN II, Rp. 500.000,- untuk masyarakat di luar karyawan. Karena Masyarakat dan para Karyawan PTPN II yang ingin bercocok tanam di lahan kebun PTPN II memohon kepada ADM agar di ijinkan mengganti jenis tanamannya yaitu : Semangka dan Padi, usulan masyarakat tersebut di setujui oleh ADM, ujar ilyas.

Untuk saat ini, kalau masih ada lahan PTPN II Kebun Batang Serangan di tanami Semangka dan Padi  saya tidak tahu siapa yang mengijinkan atau membuat kebijakan. Karena Humas tidak Lagi di berikan wewenang untuk mengetahui data-data para penyewa baik jumlah penyewa maupun besarnya biaya Sewa per Hektar nya, ujar ilyas menambahkan.

Dalam hal ini, yang lebih kompeten menjawab adalah Muriansyah selaku Asisten Kebun, Afdeling I PTPN II kebun Batang Serangan, sebab beliau selalu keliling ke areal Afdeling I, jadi beliau pasti tahu jumlah petani dan luas areal yang di sewakan, dan beliau juga pasti tahu siapa yang mengijinkan atau yang membuat kebijakan, lanjut  Ilyas.

Kalau soal tanaman Semangka dan Padi di Afdeling I, saya rasa Ir. Hendy RR Lubis selaku ADM PTPN II kebun Batang Serangan pasti sudah mengetahui, namun saya tidak dapat menjelaskan sikap atau langkah-langkah yang di lakukan oleh ADM, ujar Ilyas menambah kan.

Di hari yang sama, melalui Telepon selularnya, Muriansyah selaku Asisten Perkebunan Afdeling I PTPN kebun Batang Serangan kepada Sanggah Buana mengatakan,  saya lagi sibuk dan gak bias ketemu, jadi temui saja “Humas“ karena urusan wartawan yang mau konfirmasi bukan urusan saya akan tetapi urusan Humas. (tim)

Wabup DS Buka MTQ Ke-43 Tanjung Morawa

Tanjung Morawa(SANGGAH BUANA)

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-43 tingkat Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deli Serdang 2010 resmi dibuka Wakil Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars.

Pembukaan, MTQ ke-43 ini berlangsung meriah di Gedung Bina Remaja, Desa Tanjung Morawa-B, Kecamatan Tanjung Morawa, Jumat (26/2). itu dihadiri Wakil Ketua TP PKK Ny Hj Asdiana Zainuddin Mars, anggota DPRD Deli Serdang, Imran Obos, Kementrian Agama Deli Serdang, Drs H M Adlin Damanik MAP, Camat  Tanjung Morawa Drs H Hasbi, tokoh masyarakat dan tokoh agama serta seluruh kepala desa

Dalam sambutannya, Wabup DS, H Zainuddin Mars mengatakan, kegiatan MTQ harus diselenggarakan berkesinambungan. Karena MTQ ini merupakan upaya pembinaan dan pengembangan kemampuan membaca dan memahami isi kandungan Al Quran.

Al Quran sebagai syiar agama di tengah-tengah masyarakat, khususnya masyarakat Tanjung Morawa. Maka dalam konteks ini, selain peningkatan kehidupan yang akhlakul kharimah, kita juga perlu menumbuhkan nilai ikatan persaudaraan dan kekeluargaan dalam semangat kebersamaan diantara umat. bertujuan untuk membangun kehidupan yang damai, sejahtera dan saling menyayangi.

Melalui semangat ini, insya Allah akan mengantarkan kita, khususnya para peserta MTQ memperoleh predikat terbaik dalam mengikuti setiap event perlombaan nantinya, serta bertarung secara sehat, jujur dan lurus, kata Wabup H Zainuddin Mars.

Sebelumnya, Kepala Desa Tanjung Morawa-B, H Ahmad Pauzi mengatakan, kegiatan MTQ ini juga mencari cikal bakal para khori dan khoriah  yang dapat membawa aspirasi desa se-Tanjungmorawa dalam setiap event MTQ, baik untuk tingkat desa, tingkat kecamatan maupun tingkat kabupaten.

Ketua Panitia MTQ ke-43 Kecamatan Tanjung Morawa, Zupriadi Hasibuan dalam laporannya mengatakan, keseluruhan para peserta MTQ ini sebanyak 530, official dan pelatih sebanyak 40 orang, ditambah kegiatan pawai taaruf sebagai pendukung bentuk solidaritas umat yang diikuti sebanyak 200 orang, dan berlangsung selama 2 hari.(LINCE)

Wabup Deli Serdang Lantik 3 Pejabat Eselon II

Lubuk Pakam (SANGGAH BUANA ).

Wakil bupati Deliserdang H Zainuddin Mars, mengambil sumpah,janji dan melantik tiga pejabat eselon II dijajaran Pemkab Deliserdang, di Aula Cendana kantor bupati Deliserdang di Lubuk Pakam, Kamis (25/2) sore.Ketiga pejabat eselon II masing-masing Drs Josia Gurusinga yang sebelumnya camat Namorambe dilantik menjadi Kepala Dinas Sosial menggantikan Drs H Susmono MAP yang dilantik menduduki jabatan Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Ka.Bapedalda) yang lowong setelah Ka.Bapedalda Henri Barus SH pensiun  serta Ir Abdul Haris  MM dilantik menduduki jabatan sebagai Kepala Dinas Pasar Kabupaten Deliserdang menggantikan Jhony Sembiring SH.

Bupati Deliserdang Drs H Amri Tambunan dalam arahan tertulis disampaikan Wabup H Zainuddin Mars, mengatakan pelantikan dan serah terima jabatan yang dilaksanakan merupakan alih tugas biasa yang dilakukan sesuai kebutuhan dan tuntutan organisasi dalam upaya pengisian jabatan lowong maupun mutasi rutin untuk peningkatan kinerja pada jajaran perangkat daerah.  Bahkan mutasi bagi pejabat di jajaran Pemkab Deliserdang akan terus berlanjut secara menyeluruh dalam waktu dekat.            Bupati menegaskan seorang pejabat pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) adalah pemegang jabatan strategis yang akan menjalankan tugas selain memimpin unit kerja juga merupakan pembantu utama bupati dalam penyelenggaraan pemerintahan umum di daerah.

Ini berarti, seorang kepala dinas maupun kepala badan dituntut untuk memiliki kemampuan manejerial yang komprehensif sehingga mampu memberikan kontribusi yang besar terhadap keberhasilan pencapaian tujuan dan sasaran pembangunan daerah. Kehadiran seorang pimpinan unit kerja yang handal dan memiliki kreatifitas tinggi, merupakan kebutuhan yang tak dapat ditawar-tawar lagi untuk menghadapi arus perubahan dengan berbagai macam tantangan yang ada.

Dengan demikian posisi seorang kepala dinas dan kepala badan tidak boleh hanya terpaku pada tugas pokok dan fungsinya saja, melainkan harus mempunyai daya kreatif dan inovatif yang didukung semangat dan dedikasi dalam pelaksanaannya. “Pimpinan SKPD tidak boleh hanya duduk dibelakang meja, tetapi harus mampu melihat persoalan yang ada dilapangan”tegas Amri.

Kepada ketiga pejabat eselon II yang dilantik, bupati juga menekankan agar bekerja secara proporsional dengan menciptakan sistem atau metode kerja yang baru untuk dapat meningkatkan hasil kerja yang lebih efektif dan efisien.

Khusus bidang sosial tantangan yang dihadapi menurut bupati Drs H Amri Tambunan tidak ringan terutama dalam upaya menanggulangan masalah sosial seperti kemiskinan, kebodohan, pengangguran dan lain sebagainya.

Karenanya kepada Kadis Sosial yang baru diminta perhatian yang sunguh-sungguh melakukan upaya peningkatan kinerja secara menyeluruh di unit kerjanya, harus selalu tanggap dan mampu bergerak cepat dalam menanggulangi berbagai masalah sosial sesuai dengan situasi dan kondisi yang terjadi, pinta bupati.Hadir pada pengambilan sumpah,janji dan pelantikan tiga perjabat eselon II dijajaran Pemkab Deliserdang, unsur Muspida, pimpinan SKPD serta camat se-Deliserdang(LINCE)

Wakil Bupati Minta PMK Deliserdang Ikut Memberantas Narkoba

Lubuk Pakam.(SANGGAH BUANA)

Wakil Bupati ( Wabub) Deliserdang H Zainuddin Mars meminta Pemuda Mitra Kamtibmas (PMK) daerah itu untuk terus melakukan koordinasi dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Deliserdang guna mengantisipasi peredaran narkoba yang semakin meresahkan masyarakat. Apalagi,banyak yang menjadi korban keganasan itu adalah para generasi muda.

“ Untuk itu kita berharap agar PMK Deliserdang bisa ikut berperan mengantisipasi peredaran narkoba didaerah ini.Sebab, narkoba salah satu musuh bangsa yang harus diperangin bersama,” kata Wabub ketika menerima audensi pengurus PMK Deliserdang periode 2009-2014 dan panitia pelatihan/seminar di rumah dinasnya,Rabu (24/2) sore.

Dikatakan Wabub, saat ini kesadaran masyarakat memerangin kejahatan sudah semakin tinggi.Sehingga,bila warga melihat ada pelaku kejahatan melakukan aksi dilingkungannya,maka warga akan segera melaporkan kepada pihak kepolisian.

Pada kesempatan itu,ia mengilustrasikan bagaimana setiap warga akan bekerjasama menghalau jika melihat ada ular yang besar maupun yang berbisa masuk dipekarangannya.

“ Coba ada seekor ular yang masuk kepekarangan kita,pasti ramai-ramai kita menghalaunya agar tidak sampai mamakan korban.Nah,karena narkoba itu adalah perusak bagi setiap yang menggunakannya,maka kita harus juga sama-sama memberantasnya. Jadi kita harapkan PMK juga bisa ikut berperan,sehingga bermanfaat bagi masyarakat,” papar Wabub yang juga Ketua BNK Deliserdang didampingi Kakan Kesbang Linmas Drs H Edy Azwar,Pl Kadis Infokom M Sitompul SE, Ka Satpol PP SP Tambunan dan Kabag Kemasyarakatan H Hermasyah S.Sos

Menyikapi hal itu,Ketua PMK Deliserdang Purwaningrum SH didampingi Ketua Panitia Rinaldi Samosir ,Sekretaris KNPI Khairullah Siregar SpdI,Bendahara PMK Aeng dan pengurus lainnya menyatakan kesiapannya bekerjasama dengan BNK daerah itu untuk memberantas peredaran narkoba.

“ Karenanya dalam pelatihan nanti pada 26-27 Februari mendatang kita mengundang berbagai nara sumber baik dari kepolisian maupun pemeritahan.Tujuannya agar kader PMK dari masing-masing kecamatan memiliki bekal bila melihat dan mengatisipasi tidak kejahatan,” kata Purwaningrum

Dijelaskan, lahirnya PMK berdasarkan MoU antara KNPI,Menpora dan Kapolri pada tahun 1996 lalu bukan saja bergerak dibidang Kamtibmas,tapi semua sektor yang terkait untuk kemajuan pemuda termasuk dibidang olahraga.Oleh karena itu, PMK Deliserdang juga akan tetap mendukung program Pemkab Deliserdang terutama dibidang konsep Cerdas dan Gerakan Deliserdang Membangun (GDSM).

“ Dalam pelatihan yang diikuti 100 anggota PMK dari masing-masing kecamatan, juga akan dipaparkan tentang konsep Cerdas dan GDM yang gaungnya sudah sampai ketingkat nasional.Keberhasilan ini harus kita akui,” uangkap Purwaningrum seraya berharap kiranya Bupati Deliserdang Drs H Amri Tambunan dapat hadir pada acara dimaksud.(LINCE)

Kantor Desa yang megah harus imbangi dengan pelayanan yang baik

Percut Sei Tuan, (SANGGAH BUANA )

Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan mengingatkan, dengan menempati Kantor Desa yang megah dan nyaman harus  pula dijadikan sebagai  motivasi dalam meningkatkan pelayanan  yang baik  kepada masyarakat , dan diharapkan mampu mengimbangi  tuntutan  perkembangan yang terjadi .

Hal itu dikemukakan Bupati pada  peresmian Gedung Kantor Desa Sambirejo timur Kecamatan Percut sei tuan yang  direhab total   melalui  pola GDSM (Gerakan Deli Serdang membagun)  Minggu sore (21/2) yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita.

Bupati juga  menyampaikan terima kasih , rasa haru dan bangga  melihat  bangunan  kantor Desa  yang semegah itu, ternyata  dibangun  lewat  semangat,tekad  dan kerjasama  yang tinggi   dari masyarakat ,pengusaha  bersama pemerintahan Desa, kenyataan ini  kata bupati diyakini  Desa   sambirejo timur   akan lebih baik lagi, berkembang dan maju  ke depan  dibandingkan  dari hari ini.

Dengan langkah yang baik ini, Bupati berharap peran dan fungsi Kepala Desa dan prangkat nya akan lebih eksis sebagai aparatur  perpanjangan tangan pemerintah yang berdiri di lini terdepan  dalam mengayomi warga masyarakatnya.

Sementara Kades Sambirejo timur Joko Susilo Amd. Menjelaskan  banguanan kantor  Desa yang memilih model bangunan  minimalis ini  menghabiskan dana Rp 310.500.000.  bersumber dari dana  swadaya masayarakat dan pengusaha   Rp 286.500.000.dan didukung dana AD Desa sambirejo timur Rp 24.000.000.  sedangkan pekerja konstruksi pembangunan ini seluruhnya dikerjakan oleh warga Desa setempat sesuai dengan  keahlian masing-masing yang diawasi oleh  LKMD serta seluruh Kepala Dusun.yang dimulai sejak  juni 2009 yang lalu.

Kedepan  Kepala Desa telah membuat program kerja diantaranya   system Informasi data komputerisasi dengan sasaran utama kependudukan , termasuk  informasi tentang tanggal berahir masa berlaku KTP masiang-masing  kepada masyarakat.

Pada kesempatan itu  Bupati didampingi Camat Percut sei tuan  Drs H Syafrullah SSos MAP. dan Kades Sambirejo timur  menyerahkan piagam penghargaan kepada masyarakat dan pengusaha  setempat  atas partisipasinya  mendukung  pembangunan Kantor desa ini.

Acara  peresmian  kantor Desa sambirejo timur  yang cukup meriah dan dihibur oleh  kesenian tradisionil  jarang kepang  ini turut dihadiri  Anggota DPRD Deli serdang Ali Natar Siregar, Kadisdikpora Drs Sofian Marpaung MPd. Muspika Percut Seituan. dan sejumlah pejabat Pemkab Deli Serdang.(LINCE)

Membangun Sebagai Rasa Syukur Kepada Allah SWT

Lubuk pakam (sanggah buana)

Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan mengajak segenap komponen masyarakat yang ada di Deli Serdang,agar terus melaksanakan gerakan pembangunan,sebagai perwujudan rasa syukur kepada Allah SWT dan membayar hutang moral kita kepada para pejuang kemerdekaan,yang telah memperjuangkan kemerdekaan bangsa kita dengan segenap darah,harta,air mata dan nyawa.

Hal itu dikemukakan Bupati Deli Serdang,dihadapan ribuan orang masyarakat Deli Serdang,dalam acara syukuran keberhasilan pembangunan di Deli Serdang,terutama program Cerdas,yang mendapat penghargaan Satya Lencana Pembangunan di bidang Pendidikan dari Presiden RI Dr H Soesilo Bambang Yudoyono,Minggu (21/2) di pekarangan gedung SDN 107399 Desa Bandar Khalifah,Kecamatan Percut Seituan,Deli Serdang.

Hutang moral kita kepada para pejuang kemerdekaan bangsa ini,kata Bupati Deli Serdang,harus kita wujud nyatakan dengan gerakan  pembangunan dalam semua bidang,seperti infrastruktur jalan,Rumah Sakit hingga PUSKESDES dan dunia pendidikan,

yang akan kita wariskan kepada anak cucu kita sebagai penerus generasa bangsa,yang lahir 50 hingga 100 tahun lagi.

Dengan terbata-bata karena terharu,Bupati Deli Serdang mengisahkan,tahun 2004 Pemerintah pusat memerintahkan daerah agar merehab gedung SD yang mereka gambarkan sebagai sekolah “kandang kambing”,sementara keuangan Pemkab Deli Serdang di tahun 2004-2005 hanya ada Rp 5 miliar,sementara dari 621 gedung SD yang ada di Deli Serdang 60 prosen tak layak huni.

Kondisi ini kata Bupati Deli Serdang,tak membuatnya putus harapan,dia menciptakan program Cerdas dan dengan dilatar belakangi kebersamaan,sejumlah tokoh masyarakat

bersama 1 juta lebih masyarakat Deli Serdang melaksanakan perehaban gedung sekolah dengan cara bergotong royong dan ternyata 2 tahun selesai lebih cepat dari target yang ditentukan oleh pemerintah pusat.

Sebagai manusia ciptaan Tuhan,kita sangat membutuhkan pendidikan guna menata kehidupan kita.Pendidikan meningkatkan harkat dan martabat suatu bangsa. Pendidikanlah menjadikan seseorang berpangkat dan terhormat,pendidkan juga mampu menjadikan petani dan nelayan handal.

Ketua Gerakan Masyarakat Peduli Pendidikan (GMPP) Kabupaten Deli Serdang Sulaiman Nasution sebelumnya mengatakan,program Cerdas yang dicanangkan Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan,mulai dilaksanakan pada 2 Juli 2005,sejumlah masyarakat Desa Bandar Khalifah bersama Bupati Deli Serdang dan sejumlah pejabat Pemkab Deli Serdang bergotong royong merehab gedung SDN 107400,yang berada persis di sebelah gedung SDN 107399 tempat acara berlangsung.

Ketua panitia syukuran Zainuddin sebelumnya mengatakan,masyarakat Desa Bandar Khaklifah dan Percut Seituan atas nama masyarakat Deli Serdang melaksanakan acara syukuran atas kepiawian dan keberhasilan Bupati Deli Serdang melaksanakan roda pembangunan di Deli Serdang melalui program GDSM untuk pembangunan infrastruktur dan Cerdas bagi dunia pendidikan.

Hadir dalam acara syukuran ini Unsur muspida Deli Serdang  Letkol Inf.Harianto Syahputra SIP,Wakil Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars,sejumlah anggota DPRD Deli Serdang,sejumlah SKPD,Camat,Kacabdis Pendidikan,Pemuda dan Olah Raga jajaran Pemkab Deli Serdang,tokoh pendidikan,tokoh masyarakat,tokoh agama dan undangan lainnya.

Pada acara yang berlangsung hikmad  itu  Bupati menyerahkan  Trophy/penghargaan kepada siswa/I berprestasi dan sekolah kategori sehat SD.SMP.SMA Sekabupaten Deli serdang. Selepas acara syukuran ini,Bupati Deli Serdang bersama rombongan berangkat  ke Desa Sambi Rejo Timur guna melaksanakan  peresmian kantor baru Kepala Desa Sambi Rejo Timur tersebut. (LINCE)

Ilmu Dan Ibadah Dijadikan Sebagai Modal Membangun Kehidupan

Sunggal (SANGGAH BUANA )

Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan mengajak kaum ibu , untuk terus menimba ilmu keagamaan dan memperbanyak ibadah untuk dijadikan modal kekuatan dalam upaya membangun mental spritual dan rasa kasih sayang antar sesama dalam kehidupan. .

Hal ini dikemukakan  Bupati  dihadapan ribuan kaum ibu pada acara pengajian akbar dan silaturrahmi Tim Penggerak PKK seKabupaten Deli Serdang, Sabtu(20/2) di halaman Mesjid silaturrahmi Desa Sei Semayang Kecamatan Sunggal. Yang turut dihadiri Ketua TP PKK Ny Anita Amri Tambunan selaku pimpinan pengajian Akbar , Ketua GOPTKI Ny Asdiana Zainuddin, Camat Sunggal Drs M A Yusuf Siregar beserta Muspika. sejumlah Camat  terdekat  dan  pimpinan  Organisasi Wanita .

Lebih lanjut   Bupati mengatakan, ajaran Islam telah memberi isyarat bahwa ilmu itu merupakan dua sisi mata uang  yang satu sama lain tidak dapat dipisahkan, ibadah memerlukan ilmu, orang yang beribadah tanpa dibarengi dengan ilmu tidak akan memiliki nilai tambah yang dapat memberi ketenangan dan ketenteraman jiwa.

Oleh karenanya Bupati berharap kegiatan pengajian  akbar  ini untuk ditingkatkan frekwensi dan kwalitasnya, dengan harapan setelah mengaji akan mendorong jiwa dan pikiran untuk mengingat Allah sehingga akan terbentuk suatu umat yang sehat baik fisik maupun mental, yang siap menghadapi berbagai  penomena kehidupan ,cobaan dan tantangan yang selalu akan datang kepada kita,.

Al-Ustadz Ngatman Azis Sag. Dalam  tausiyahnya  mengajak seluruh jamaah untuk selalu menjalin hubungan baik tidak saja  kepada Allah tetapi dengan sesama manusia , karena untuk membangun  masyarakat  yang maju, sejahtera dan religius tentu perlu adanya kebersamaan, yang diibaratkan  sebuah bangunan yang kokoh dikarenakan  adanya kaitan  antara yang satu dengan yang lainnya.

Pada acara pengajian akbar yang dilakukan  secara  bergulir  di 22 kecamatan ini diilakukan  penyerahan bantuan sosial, pengajian kali ini  penyerahan berupa 1 unit mesin penggiling buah untuk bahan pembiatan Dodol kepada kelompok pengrajin di Kecamatan Sunggal, penyerahan bingkisan kepada sejumlah kaum duafa serta penyerahan bantuan kepada nazir Masjid Silaturrahmitempat berlangsungnya  pengajian.

Fenomena Politik dan Hukum

Simbol-simbol Negara yang berlandaskan hukum selalu kita dengar di negeri ini,  orang-orang di negeri ini selalu berkata  menjunjung tinggi hukum yang berlaku.

Namun kenyataan pahit selalu kita saksikan ketika orang-orang yang memiliki power di negeri ini terserempet hukum dengan mudahnya berkelit.

Alhasil hukum dinomor duakan, jurus pamungkas ranah politik sangat manjur dan tepat untuk menunda ataupun mengaburkan bahkan mengubur persoalan hukum yang mereka hadapi.

Dengan modal kekuasaan mereka mampu memutar persolan hukum menjadi politik, terbukti kasus century yang notabene berada di ranah hukum kini berkecamuk di ranah politik.

Segala siasat dilakukan agar para penguasa di negeri ini terhindar dari pertanggungjawaban hukum atas raibnya dana 6,7 T yang berasal dari uang Negara.

Kenyataan pahit itu juga kita dengar di ranah politik bahwa dana 6,7 T tersebut bukanlah dana Negara. Pansus dalam menyelesaikan kasus century bercokol habis-habisan membela kepentingannya, mereka tindak lagi memandang etika hukum di negeri ini, yang ada di benak mereka bagaimana mengakhiri persolan hukum menjadi kabur.

Lagi-lagi hukum diperdaya oleh politik, dunia politik menang selangkah dari hukum, penegak hukum tidak mampu dan tak dapat berbuat apa-apa dari kasus century.

Kini penegak hukum tinggal menunggu rekomendasi dari elit politik di negeri ini, apakah kasus bailout bank century tersebut akan di bawa ke ranah hukum.

Jika hal tersebut pada akhirnya akan di bawa ke ranah hukum, gambaran pahit juga bakal ditelan oleh rakyat, artinya apakah penegak hukum serius menanganai kasus tersebut yang bakal diprediksi menyeret penguasa di negeri ini.

Mampukan penegak hukum berkata jujur dalam memutuskan perkara century nantinya, gambaran tersebut bukanlah dibuat-buat, tetapi fenomena hukum di negeri ini terlihat elastis jika menyeret penguasa di negeri.

Apalagi adanya indikasi pengawalan dari elit politik dalam menyelesaikan kasus bank century ke ranah hukum juga sangat dikhawatirkan rakyat, intinya elit politik yang memiliki kepentingan yang sama terhadap penguasa di negeri ini berupaya melakukan tekanan terhadap penegak hukum nantinya.

Jika toh pada akhirnya nanti kasus tersebut diputuskan dibawa ke ranah hukum, mampukah dan beranikah penegak hukum kita berlaku netral dan adil menjatuhkan putusannya.

Jika hal itu juga menjadi momok bagi penegak hukum takut melakukan putusan yang dianggap melibatkan pengasa di negeri ini, maka kegagalan bangsa ini membawa hukum sebagai landasan dan symbol bagi Negara ini mengalami kerugian yang sangat besar, bukan hanya kerugian 6,7 T, tetapi martabat, marwah bangsa ini menjadi pudar di mata Negara-negar dunia, mereka tidak lagi mengakui eksistensi Negara ini sebagai Negara hukum (SBtim).